Pantai Jetis Cilacap: Surga Tersembunyi, Pesona Alam yang Memikat!

Pantai Jetis Cilacap: Surga Tersembunyi di Ujung Timur Jawa Tengah

Pantai Jetis, terletak di Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, Jawa Tengah, menawarkan keindahan alam yang menawan. Jaraknya sekitar 47 kilometer dari pusat kota Cilacap, atau sekitar 1 jam 15 menit perjalanan.

Bacaan Lainnya

Pesona Pantai Jetis dan Aktivitas Menarik

Keindahan panorama alam Pantai Jetis menjadi daya tarik utamanya. Hamparan pasir hitam, perbukitan kapur hijau, dan deretan pohon kelapa serta cemara menciptakan pemandangan yang memukau.

Pantai Jetis sering disebut Pantai Cemara Sewu karena banyaknya pohon cemara di sekitarnya. Pengunjung dapat menikmati suasana tenang dengan berjalan-jalan santai, jogging, atau sekadar duduk menikmati deburan ombak.

Selain menikmati pemandangan, pengunjung dapat menjajal berbagai aktivitas seru. Menyewa kuda atau ATV untuk berkeliling pantai merupakan pilihan yang menarik bagi semua usia.

Kuliner seafood segar menjadi daya tarik lain Pantai Jetis. Banyak warung makan di sekitar pantai yang menawarkan beragam hidangan laut, ketupat pecel, dan mendoan khas Banyumas.

Bangunan pemecah ombak yang unik juga menjadi spot foto favorit. Struktur tetrapod yang terlihat berantakan justru menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Informasi Praktis: Tiket Masuk dan Aksesibilitas

Tiket masuk Pantai Jetis cukup terjangkau, sekitar Rp 5.000 per orang. Biaya parkir motor Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000.

Gazebo juga tersedia untuk pengunjung yang ingin bersantai dengan nyaman di pinggir pantai, dengan harga sewa sekitar Rp 10.000. Pantai ini buka 24 jam, namun waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi atau sore hari untuk menikmati pemandangan terbaik.

Pantai Jetis menawarkan pengalaman wisata yang lengkap, memadukan keindahan alam, aktivitas menarik, dan kuliner lezat. Keunikannya sebagai pantai dengan bangunan pemecah ombak yang unik membuatnya menjadi destinasi yang layak dikunjungi bagi para pencinta wisata alam di Jawa Tengah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *