PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) berkomitmen untuk melanjutkan tren peningkatan kinerja hingga tahun 2025. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama perusahaan, Ivo Wangarry, dalam sebuah paparan publik. Perseroan akan terus fokus pada peningkatan pendapatan dan laba bersih, sejalan dengan capaian positif di tahun-tahun sebelumnya.
Target pertumbuhan tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan proyek dan dinamika pasar. Dua kontrak baru yang baru saja diperoleh perusahaan akan turut memengaruhi perhitungan target pendapatan dan laba bersih tahun ini.
Sinar Terang Mandiri Pertahankan Tren Pertumbuhan
PT Sinar Terang Mandiri (MINE) menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang solid di tahun 2025. Target tersebut masih dalam tahap finalisasi, mengingat adanya dua kontrak baru yang akan memberikan kontribusi signifikan.
Ivo Wangarry menjelaskan, strategi perseroan tetap berfokus pada penyelesaian proyek-proyek strategis yang sedang berjalan. Perusahaan juga aktif mencari peluang kerja sama baru dan terbuka terhadap ekspansi bisnis yang bernilai tambah jangka panjang.
Keputusan Tidak Membagikan Dividen
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), MINE memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2024. Keputusan ini telah disetujui oleh para pemegang saham.
Perseroan memprioritaskan penguatan fundamental perusahaan dan mendukung rencana ekspansi bisnis. Laba bersih tahun 2024 sebesar Rp 306,5 miliar dialokasikan sebagai dana cadangan dan laba ditahan.
Alasan Penundaan Pembagian Dividen
Penggunaan laba bersih untuk memperkuat fundamental perusahaan sangat penting. Hal ini akan mendukung kelangsungan dan pertumbuhan bisnis di masa depan.
Ekspansi bisnis membutuhkan investasi yang signifikan. Dengan mengalokasikan laba bersih untuk cadangan dan laba ditahan, perseroan dapat mendukung rencana ekspansi tersebut.
Target Kinerja dan Strategi Jangka Panjang MINE
Target kinerja 2025 MINE masih dalam perhitungan, tetapi tetap berfokus pada peningkatan pendapatan dan laba bersih. Dua kontrak baru yang diperoleh menjadi faktor penting dalam perhitungan target tersebut.
Perseroan berkomitmen untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis yang ada. Selain itu, MINE akan aktif mencari peluang kerja sama dan ekspansi bisnis yang memberikan nilai tambah jangka panjang.
Strategi Ekspansi Bisnis
Perusahaan akan terus memperluas portofolio proyek. Setiap langkah ekspansi akan dipilih secara cermat untuk memastikan nilai tambah dan memperkuat ketahanan bisnis.
Membangun basis klien yang lebih luas juga menjadi prioritas. Hal ini akan meningkatkan kemampuan adaptasi MINE terhadap dinamika industri yang terus berkembang.
Penting untuk menjaga hubungan baik dengan mitra yang sudah ada. Namun, MINE juga terbuka terhadap peluang kemitraan baru yang strategis.
Penggunaan laba bersih tahun buku 2024 telah disetujui dalam RUPST. Dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi usaha berkelanjutan. Dengan strategi yang fokus pada penyelesaian proyek, pencari peluang kerjasama baru, dan pengelolaan laba bersih yang bijak, PT Sinar Terang Mandiri (MINE) optimistis dapat mencapai target pertumbuhannya di tahun 2025 dan seterusnya. Komitmen untuk pertumbuhan berkelanjutan dan fokus pada penguatan fundamental menjadi kunci keberhasilan perusahaan ini.


