Home >  Berita >  Umum

Gajah Mengamuk di Aceh Timur, Puluhan Hektare Kebun Hancur

Gajah Mengamuk di Aceh Timur, Puluhan Hektare Kebun Hancur
Ilustrasi - Gajah mengamuk.(Foto Antarasumsel.com/Awi)
Sabtu, 07 Oktober 2017 12:47 WIB
Penulis: Ilyas Ismail

IDI - Puluhan ekor gajah liar mengamuk di kawasan Dusun Gunong Buloh Gampong Genteng, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Sabtu (7/10/2017) dini hari. Akibatnya lebih kurang 5 hektare lahan sawit dan lahan palawija milik petani daerah itu hancur.

Menurut laporan Kepala Dusun Gunong Buloh M Yusuf Ali (60) atau akarp disapa Abu Seumangat, kepada GoAceh melalui telepon seluler melaporkan, lebih kurang 50 ekor gajah liar mengamuk sejak Jumat (6/10/2017) malam, hingga pagi ini.

“Lebih kurang 5 hektare sawit yang masih berbuah pasir dan sekitar 5 hektare kebun jagung saya hancur diamuk gajah. Sayangnya, tanaman jagung saya sebentar lagi mau panen,” ujar Abu Seumangat.

Untuk mengusir gajah liar di daerah itu, kata Abu Seumangat, warga di sana hanya menggunakan peralatan tradisional seperti meriam bambu dan obor. “Tetapi puluhan gajah liar tetap tidak menggubrisnya. Bahkan satu gubuk di kebun saya juga hancur. Kepada siapa kami harus mengadu dan kepada siapa kami memohon ganti rugi,“ keluh M Yusuf Ali.

Ads
Pun demkian katanya, dalam beberapa tahun belakangan ini, Pemkab Aceh Timur telah menganggarkan anggaran untuk pembangunan Conservation Response Unit (CRU) di kawasan Kecamatan Serbajadi, untuk menghalau gajah liar mengganggu kebun warga.

“Kita menilai proyek tersebut belum memberi manfaat kepada masyarakat di pedalaman Aceh Timur. Kami selalu merugi akibat gangguan gajah liar tersebut,“ demikian kata M Yusuf Ali.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Umum, Aceh Timur
www www