Bayi Advena (6 Bulan) Butuh Bantuan, Derita Kelainan Jantung Labuan Bajo

Bayi Advena (6 Bulan) Butuh Bantuan, Derita Kelainan Jantung Labuan Bajo
Bayi Advena (6 Bulan) Butuh Bantuan, Derita Kelainan Jantung Labuan Bajo

Bayi Advena Vionetta Lovisa Leden, enam bulan, dari Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, menderita kelainan jantung. Kondisi ini membuat keluarganya cemas dan membutuhkan bantuan.

Ibunya, Valensiana Novi (28), menceritakan awal mula ia menyadari kondisi putrinya yang tidak biasa. Gejala awal berupa sering terkejut sendiri, batuk, dan pilek yang tak kunjung sembuh.

Bacaan Lainnya

Deteksi Kelainan Jantung Advena

Setelah berkonsultasi dengan dokter anak, ditemukan kejanggalan pada detak jantung Advena. Rujukan kemudian diberikan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan di RS Siloam Labuan Bajo mengungkap adanya lubang pada sekat antara bilik kiri dan kanan jantung Advena. Kondisi ini membutuhkan penanganan segera.

Perjuangan Keluarga Mendapatkan Perawatan Medis

Sejak Maret 2025, Advena telah menjalani beberapa kali kontrol di RS Siloam Labuan Bajo. Pemeriksaan dilakukan pada bulan April, Mei, dan Juni.

Pemeriksaan terakhir dijadwalkan pada 8 Juli 2025. Setelahnya, dokter akan merujuk Advena ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap.

Dokter menyarankan agar Advena dibawa ke Bali atau Semarang karena alat untuk menutup lubang di jantungnya belum tersedia di Labuan Bajo.

Namun, biaya pengobatan dan transportasi menjadi kendala besar bagi keluarga Novi yang berprofesi sebagai petani dengan penghasilan tidak tetap.

Meskipun Advena terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, biaya akomodasi dan transportasi selama perawatan di Bali atau Semarang masih menjadi beban berat bagi keluarga ini.

Harapan Keluarga akan Uluran Tangan

Novi dan suaminya sangat berharap ada uluran tangan dari para dermawan. Mereka membutuhkan bantuan untuk biaya pengobatan dan perjalanan Advena ke Bali atau Semarang.

Kondisi keuangan keluarga yang terbatas membuat mereka kesulitan membiayai perawatan medis yang dibutuhkan Advena. Setiap bantuan akan sangat berarti bagi keluarga kecil ini.

Novi mengungkapkan keputusasaannya dan berharap ada pihak yang dapat membantu mereka. Ia menekankan pentingnya perawatan yang tepat waktu untuk kesembuhan putrinya.

Kisah Advena menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Semoga uluran tangan dari berbagai pihak dapat membantu Advena mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan dan sembuh sepenuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *