Berikut Video Saman Massal 5.057 Penari di Gayo Lues

Senin, 01 Agustus 2016 14:11 WIB

BLANGKEJEREN - Suasana riuh dan peluh begitu terasa, Senin (24/11/2014) lalu di Stadion Seribu Bukit Blangkejeran, Kabupaten Gayo Lues, memukau ribuan mata masyarakat yang hadir untuk menonton 5.057 lelaki yang menarikan tari Saman secara serentak.

Tari Saman disahkan oleh UNESCO di Pulau Dewata, Bali, pada tanggal 24 November 2011 silam dan masuk pada salah satu kategori Warisan Budaya Tak Benda Milik Dunia dengan nomor registrasi 01.01.01.001.

Indonesia sendiri baru mendapatkan enam pengakuan dari Unesco untuk warisan budaya kategori tak benda, yaitu Wayang, Keris, kain Batik, Angklung, Subak di Bali dan Tari Saman yang merupakan tarian rakyat dari Tanah Gayo.

Seperti yang telah kita ketahui, sejarah Tari Saman sangat erat kaitannya dengan sejarah penyebaran agama Islam di Aceh. Tari ini disebut Tari Saman karena diciptakan seorang Ulama bernama Syekh Saman pada abad 14 Masehi.

Awalnya tarian ini merupakan permainan rakyat yang kerap ditampilkan dalam pesta adat dan budaya di tanah Gayo. Karena sangat menarik, tari ini kemudian dikembangkan oleh penciptnya dengan diperkaya syair dan pujian kepada Allah SWT dan kemudian digunakan sebagai media syiar Islam.

Seiring perkembangan zaman, Tari Saman kini menjadi salah satu seni budaya yang banyak dipelajari di sekolah-sekolah. Bukan hanya di Aceh, tapi juga di luar Aceh dan bahkan di luar negeri. Begitu menariknya, sehingga Tari Saman kerap menjadi ikon Indonesia dalam berbagai festival seni budaya dunia.


Minggu, 25 Desember 2016 08:27 WIB
BANDA ACEH - Kompetisi Wisata Halal Dunia 2016 (World Halal Tourism Awards 2016) berhasil menjadikan Indonesia keluar sebagai juara pertama yang menang di 12 dari 16 kategori yang dilaksanakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab beberapa waktu lalu. 

Jum'at, 09 Desember 2016 18:44 WIB
BANDA ACEH - Kompetisi pariwisata halal internasional World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 telah berakhir dan sejumlah pemenang juga telah diumumkan sekira pukul 21.30 WIB lewat laman itwabudhabi.com, Rabu (7/12/2016).
Kamis, 01 Desember 2016 09:01 WIB

BANDA ACEH - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Reza Fahlevi, bersama rombongan ikut hadir dalam sebuah undangan kanduri Rabu Abeh, bersama masyarakat Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, di objek wisata, Pasie Jantang, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (30/11) kemarin.

Minggu, 27 November 2016 08:03 WIB
BANDA ACEH - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Reza Fahlevi, memaparkan potensi pariwisata Aceh di sesi acara Dialog Utara XVI Bahasa Melayu-Bahasa Indonesia sebagai Peradaban Antarbangsa yang berlangsung di Aula Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu (26/11/2016).