Pebalap Aprilia, Jorge Martin, mengalami nasib buruk di MotoGP Qatar. Baru pulih cedera, ia kembali mengalami kecelakaan.
Kecelakaan di Sirkuit Lusail membuatnya menderita trauma dada dan enam patah tulang rusuk.
Kembalinya Martin Usai Cedera Panjang
MotoGP Qatar seharusnya menjadi penanda kebangkitan Martin setelah absen di tiga seri sebelumnya.
Ia mengalami patah tulang dan cedera pergelangan tangan kiri saat latihan di MotoGP Thailand.
Proses Pemulihan dan Kualifikasi
Setelah menjalani operasi dan pemulihan, Martin akhirnya bisa kembali balapan di Qatar.
Ia menunjukkan adaptasi yang baik dengan menempati posisi ke-14 di kualifikasi.
Performa di Sprint Race dan Balap Utama
Di sprint race, Martin sempat berada di posisi 10 besar sebelum akhirnya finis ke-16.
Namun, petaka terjadi di balap utama. Ia jatuh di tikungan 12 pada lap ke-14.
Cedera Parah dan Perawatan di Rumah Sakit
Pernyataan resmi Aprilia menyebutkan Martin mengalami trauma dada dan dibawa ke rumah sakit.
Ia didiagnosis mengalami pneumotoraks (paru kolaps) dan harus menjalani pemasangan drainase.
Diagnosis dan Perawatan Lebih Lanjut
Pemindaian CT scan menunjukkan pneumotoraks yang cukup parah, membutuhkan observasi beberapa hari.
Lebih lanjut, pemeriksaan medis mengonfirmasi Martin menderita enam patah tulang rusuk.
Dampak Cedera Terhadap Musim Balap Martin
Cedera ini tentu akan berdampak besar pada performa Martin di sisa musim balap MotoGP 2025.
Belum diketahui pasti berapa lama ia akan absen, tergantung kecepatan pemulihannya.
Kejadian ini menyoroti betapa berisikonya dunia balap motor profesional. Semoga Martin segera pulih dan kembali ke lintasan balap.


