Penyakit ginjal pada anak, baik akut maupun kronis, merupakan kondisi yang perlu mendapat perhatian serius. Meskipun terdengar menakutkan, kemungkinan kesembuhan dan pengelolaan yang efektif sangat memungkinkan.
Dokter spesialis anak dan pakar ginjal RSCM, Dr. dr. Eka Laksmi Hidayati, Sp.A, Subs. Nefrologi (K), menjelaskan bahwa anak dengan gagal ginjal akut, terutama yang disebabkan dehidrasi akibat diare, memiliki potensi sembuh total. Penanganan yang tepat pada penyakit dasarnya menjadi kunci utama.
Dengan mengatasi penyebab utama seperti diare dan memastikan rehidrasi yang adekuat, risiko kerusakan ginjal yang lebih parah dapat dicegah. Gejala sisa pun dapat diatasi melalui terapi yang tepat dan terencana.
Penyakit Ginjal Akut (PGA) pada Anak
Penyakit ginjal akut pada anak sering kali dipicu oleh infeksi atau dehidrasi. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain perubahan warna urin menjadi merah atau kecoklatan, urin berbusa, dan penurunan jumlah urine. Orangtua harus segera membawa anak ke dokter jika gejala ini muncul.
Perawatan PGA berfokus pada mengatasi penyebab yang mendasarinya dan mendukung fungsi ginjal. Terapi suportif seperti pemberian cairan intravena untuk mengatasi dehidrasi sangat penting. Dalam beberapa kasus, dialisis mungkin diperlukan untuk membantu membersihkan racun dari darah.
Prognosis PGA sangat bervariasi tergantung pada penyebab dan keparahan penyakitnya. Dengan penanganan yang tepat dan cepat, banyak anak dapat pulih sepenuhnya. Namun, monitoring jangka panjang tetap penting untuk memastikan fungsi ginjal tetap optimal.
Penyakit Ginjal Kronis (PGK) pada Anak
Berbeda dengan PGA, PGK merupakan kondisi jangka panjang yang berkembang secara bertahap. Kerusakan ginjal terjadi secara progresif, dan pengobatannya difokuskan pada memperlambat perkembangan penyakit serta mengelola gejala.
Beberapa faktor risiko PGK pada anak meliputi riwayat keluarga penyakit ginjal, kelainan bawaan, dan penyakit kronis lainnya seperti diabetes. Deteksi dini sangat penting untuk intervensi yang efektif.
Pengobatan PGK meliputi pengobatan penyakit yang mendasarinya, modifikasi gaya hidup (seperti diet rendah protein dan kontrol tekanan darah), dan dalam beberapa kasus, terapi pengganti ginjal seperti dialisis atau transplantasi ginjal. Transplantasi ginjal dapat menjadi solusi untuk mengembalikan fungsi ginjal secara permanen, meskipun tetap membutuhkan pengobatan imunosupresif seumur hidup.
Pencegahan dan Perawatan Jangka Panjang
Pencegahan penyakit ginjal pada anak sangat penting. Menjaga asupan cairan yang cukup, menjaga kebersihan makanan dan minuman, serta mengelola kondisi medis yang mendasarinya dapat membantu mencegah terjadinya penyakit ginjal. Deteksi dini dan perawatan yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup anak.
Anak yang didiagnosis menderita penyakit ginjal, baik akut maupun kronis, memerlukan perawatan jangka panjang dan pemantauan rutin oleh dokter spesialis ginjal. Kepatuhan terhadap pengobatan yang diresepkan, termasuk minum obat secara teratur, sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal dan mencegah komplikasi.
Obat-obatan yang diberikan tidak merusak ginjal, melainkan justru membantu menjaga dan memperbaiki fungsi ginjal. Konsultasikan selalu dengan dokter mengenai pengobatan dan perawatan yang tepat untuk anak Anda.
Ingatlah bahwa informasi ini bersifat umum dan bukan pengganti konsultasi dengan tenaga medis profesional. Selalu berkonsultasi dengan dokter Anda untuk diagnosis dan rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi anak Anda.





