Pengusaha Bank Sampah ini Menyambut Gembira New Normal, Ini Alasannya

Pengusaha Bank Sampah ini Menyambut Gembira New Normal, Ini Alasannya
Selasa, 24 November 2020 20:08 WIB
BANDA ACEH-Pandemi Covid 19 turut menghantam laju usaha Bank Sampah Indek Sadar Mandiri Aceh yang dikelola Muhammad Nadir (35) yang berdomisili di wilayah kota Banda Aceh. Dalam tenggang waktu Maret 2020 hingga Agustus 2020 omsetnya menurun hingga 40 % lebih. Akibatnya untuk menggaji karyawannya ia harus melakukan subsidi.

"Saat itu adalah masa masa yang cukup sulit. Barang kita jual modal dan menggaji karyawan harus dari tabungan,"kenang Nadir dalam obrolannya dengan Goaceh.co Selasa (24/11/2020) tentang waktu pertama kali Indonesia dilanda wabah pandemi Covid Maret silam.

Tapi kini kondisinya diakui sudah mulai membaik, yaitu sejak pemerintah menerapkan new normal. Laju ekonomi mulai berputar kembali. Nadirpun mulai bisa mengoperasikan kembali pemasaran produk penggilingan sampah yang dijual ke beberapa kota di Indonesia, antara lain kota Medan, Padang. Dari penjualan sampah Nadir bisa meraup omset sekitar 600 an juta perbulan.

Dalam menjalankan usahanya Nadir bekerja sama dengan pemulung sampah dari berbagai daerah di kota Banda Aceh sekitarnya. Perbulannya ia menjual 30 hingga 50 ton sampah. Ia fokus pada sampah plastik. Untuk memudahkan pekerjaannya ia memiliki karyawan 16 orang. "Sejak covid tinggal 14 orang. Dua orang itu memang dia keluar sendiri,"ucapnya.
Ads

Meski keuangan perusahaan guncang, Nadir tidak melakukan PHK karyawan."Jam kerja saja dikurangi,"ucapnya. Memasuki bulan Agustus pasca pemerintah menerapkan new normal, kondisi usaha mulai berjalan kembali."Alhamdulillah sudah mulai stabil,"ucapnya.

Nadir dengan karyawannya turut menerapkan protokol kesehatan Covid 19 saat bekerja. "Masuk kantor wajib pakai masker, cuci tangan juga kita sediakan di gerbang kantor,"ucapnya. Nadir berharap pandemi Covid segera berlalu agar kondisi kehidupan bisa berjalan seperti sediakala.
Editor : Tarwiyah
Kategori : Pemerintahan, Ekonomi, Umum, Peristiwa, Banda Aceh, Aceh
www www