Makin Masif, Hanya Satu Bulan, Lebih dari Satu Kuintal Sabu Diamankan Polisi di Riau

Makin Masif, Hanya Satu Bulan, Lebih dari Satu Kuintal Sabu Diamankan Polisi di Riau
Tampak 123 kilogram sabu dan para tersangka yang ditangkap polisi. (foto rizki ganda sitinjak)
Jum'at, 06 November 2020 08:38 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Peredaran narkotika jenis sabu di Riau semakin masif. Hari ke hari, jumlah barang beredar dan orang terlibat peredarannya juga semakin tinggi. Ini terlihat dari meningkat kasus pengungkapan oleh pihak berwajib khususnya jajaran kepolisian Polda Riau.Seperti satu bulan terakhir, aparat kepolisian dari Polda Riau dan BNNP Riau, berhasil mengamankan lebih dari satu kuintal (100 kg) sabu atau tepatnya 122,38 kilogram dan 10 ribu butir pil ekstasi. Dari 122,38 kilogram sabu itu, sebanyak 11 orang tersangka yang berperan sebagai kurir narkoba, juga turut dibekuk, dan salah satunya adalah oknum polisi yang bertugas di Polda Riau.

''Pengungkapan kasus narkotika ini dilakukan dari Bulan Oktober sampai 5 November 2020. Untuk barang buktinya diamankan dari BNNP dan Polda Riau," terang Irjen Agung yang didampingi Kepala BNNP Riau, Brigjen Kennedy, dimako Brimob Kamis (5/11/2020) sore.

Kemudian jenderal berbintang dua itu merincikan, total 19 kilogram dan 10.000 butir pil ekstasi adalah tangkap tangan dari BNNP Riau. Dan sisanya 103 kilogram itu adalah tangkapan Direktora Reserse Narkoba Polda Riau.

Ads
Selanjutnya Agung menegaskan akan mengungkap narkoba dengan memberantas habis para pengedar sampai ke akar akarnya.

"Saya tidak akan pandang bulu siapapun dia, orang-orang yang bermain dan mengedarkan narkotika akan kita tangkap. Mungkin sekarang para pengedar narkotika mendengarkan saya berbicara, saya ingatkan saya tidak main-main dengan pengedar narkotika. Saya mengejarnya sampai kedalam lubang manapun," tegasnya.

Terpisah, Brigjen Kennedy, Kepala BNNP Riau mengatakan pencapaian pengungkapan sebagai buah dari sinergitas Polda dengan BNNP dalam memberantas peredaran narkoba di Riau.

"Ini adalah satu bentuk sinergitas Polda Riau dengan BNNP Riau dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba, kita akan tanggulangi bersama semua tindak kejahatan terkhususnya narkoba. Kami terimakasih kepada Kapolda dan lapisan masyarakat untuk memberantas yang mau terus mendukung dan bekerja sama dalam pemberantasan pengedaran narkoba," ujar Kennedy.

Kemudian setelah ekspos penangkapan narkoba selama satu bulan di Mako Brimob Polda Riau, seluruh barang bukti langsung dimusnahkan dengan cara membakar sabu, dengan alat dari BNNP Riau, dan menghancurkan pil ekstasi menggunakan blender, lalu dicampur pakai larutan pembersih lantai. ***

Kategori : Uncategories
www www