Home >  Berita >  Umum

Begini Cara Masyarakat Kumba Rayakan Maulid Nabi Ditengah Covid

Begini Cara Masyarakat Kumba Rayakan Maulid Nabi Ditengah Covid
Suasana maulid di salah satu rumah warga di Meunasah Bapeuen Kumba
Rabu, 04 November 2020 12:44 WIB
Penulis: Tarwiyah ar
PIJAY-Perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad Saw alias Maulid Nabi merupakan momen paling spesial bagi masyarakat Aceh. Selama sebulan penuh masyarakat menggelar kenduri dan zikir yang dilakukan secara bergantian antar kabupaten hingga tingkat dusun.

Belasan jenis masakan khas Aceh yang diolah dari daging sapi, kambing, bebek, Ayam hingga ikan disajikan di Meunasah hingga rumah rumah warga, untuk dinikmati oleh para tamu yang diundang.

Selasa (3/11/2020) Masyarakat Kumba Menasah Bapeuen mengawali perayaan Maulid. Warga dengan jumlah 69 kk antusias menggelar kenduri. Selain makanan yang diantar dari rumah penduduk, manajemen Meunasah juga ikut menyembelih hewan ternak.

Kepala Desa Kumba, M. Kaoi Latif kepada Goaceh.co menjelaskan ada 4 ekor kambing yang disembelih untuk melengkapi makanan menjamu tamu berjumlah 850 undangan.
Ads

"Masyarakat tetap kompak menggelar kenduri, sama seperti Maulid tahun tahun lalu. Malah karena tahun ini negeri sedang musibah wabah korona, masyarakat tambah semangat. Bersedekah itu kan menolak bala, " ucap Aflizar, Panitia Maulid.

Meski begitu masyarakat nampak tetap antusias menjaga protokol kesehatan 3 M, salah satunya dengan menggunakan masker.

"Pihak aparat desa selalu menghimbau agar masyarakat ikuti protokol kesehatan meski desa Kumba ini masih zona hijau. Kami juga bagi bagi masker," terang Kaoi.

Tamu yang hadir juga tidak sekaligus. "Tamu datang sejak pagi hingga sore. Jadi tidak menumpuk," imbuhnya.

Yusnizar (47) menggunakan moment Maulid untuk melakukan kenduri di rumah. "Karena saya pakai masker, tamu juga pakai masker. Saya juga siapkan tempat cuci tangan sebelum masuk rumah," terangnya.
Editor : Sita
Kategori : Umum, GoNews Group, Peristiwa, Pidie Jaya, Aceh
www www