Home >  Berita >  Pendidikan

Mendagri Beri Tiga Bekal menjadi 'Strong Leader' pada Lulusan IPDN

Mendagri Beri Tiga Bekal menjadi Strong Leader pada Lulusan IPDN
Foto: Ist./Puspen Kemendagri
Selasa, 28 Juli 2020 12:13 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, membekali para lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai calon birokrat, dan mungkin juga pemimpin di masa mendatang, dengan 3 faktor penting menjadi seorang pemimpin yang kuat (strong leader).3 faktor penting yang dimaksud Mendagri Tito di antaranya; power dan kewenangan yang diatur dalam Undang-Undang maupun aturan lainnya; memiliki followers atau pengikut (staf, dan lain-lain); dan memiliki konsep yang didapat melalui ilmu pengetahuan.

"Power atau kewenangan, dan memiliki pengikut atau staf nantinya, itu saja tidak cukup, tapi juga harus memiliki konsep, dan konsep hanya bisa didapatkan dengan melalui knowledge atau pengetahuan. Pengetahuan diperoleh melalui jalur formal atau informal, apalagi didasari dengan keilmuan yang kuat," kata Tito saat memberikan pengarahan dalam Wisuda IPDN Tahun 2020 di Lapangan Parade Abdi Praja IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (28/07/2020).

Dengan konsep yang kuat yang berasal dari ilmu pengetahuan, diharapkan pemimpin mampu membawa organisasi ke arah yang lebih jelas, terutama dalam mencapai tujuan dengan menggunakan strategi yang telah dipikirkan secara matang.

Ads
"Oleh karena itu strong leader di samping memiliki kewenangan, pengikut, mampu membawa pengikutnya dengan konsep dan strategi yang kuat untuk membawa organisasinya mencapai tujuan, tanpa konsep yang kuat, tanpa strategi, maka anak buah akan bingung, mau dibawa ke mana kita?” bebernya.

Oleh karenanya, Mendagri berpesan agar para wisudawan IPDN mampu menjadi pemimpin masa depan, birokrat dan ilmuan yang ulung dalam menetapkan berbagai kebijakan.

"Itulah yang saya harapkan bagi Diploma, S1, S2, S3, profesi kepamongprajaan, jadilah birokrat yang ilmuan, sehingga mengambil kebijakan dengan dasar keilmuan yang kuat, tidak untung-untungan, tidak coba-coba, mampu berkreasi dan berinovasi, juga mampu untuk menjadi pemimpin yang kuat yang memiliki kemampuan konseptual, sehingga mampu merumuskan strategi ke mana anak buah akan dibawa," pungkasnya.***

www www