Dr Li Meng Yan Pilih Kabur dari China untuk Ungkap Fakta Virus Corona yang Disembunyikan

Dr Li Meng Yan Pilih Kabur dari China untuk Ungkap Fakta Virus Corona yang Disembunyikan
Dr Li Meng Yan. (Fox news/detikcom)
Rabu, 15 Juli 2020 09:25 WIB
JAKARTA - Ahli virus asal China Dr Li Meng Yan mengungkapkan, pemerintah China sejak awal berusaha menyembunyikan fakta keganasan virus corona. Agar bisa mengungkap fakta yang disembunyikan itu, Li Meng Yan memilih kabur dari China.

Ilmuwan China yang sebelumnya mengabdi di University of Hong Kong ini menuding pemerintah China pada awalnya berusaha menutup-nutupi keganasan virus corona.

Dikutip dari detikcom, dalam wawancara dengan Fox News, ilmuwan China yang sebelumnya mengabdi di University of Hong Kong itu, mengatakan, seandainya sejak awal fakta virus corona dibuka, bahwa virus ini dapat menular antar manusia, maka lebih banyak nyawa dapat diselamatkan.

''Ini adalah pandemi besar. Lebih dari apapun yang kita ketahui dalam sejarah manusia. Jadi, timing sangat-sangat penting. Jika kita dapat menghentikannya lebih awal, kita bisa selamatkan banyak nyawa,'' ujarnya.

Ads
Li Meng Yan memilih kabur ke Amerika Serikat (AS) dan bersembunyi, demi keselamatan dirinya. ''Saya harus sembunyi karena saya tahu bagaimana mereka memperlakukan whistleblower dan sebagai whistleblower di sini, saya ingin mengatakan kebenaran dan asal Covid-19,'' tuturnya.

Li Meng Yan mengklaim, Beijing sudah tahu sejak Desember 2019 bahwa penularan virus corona antar manusia sudah terjadi, tapi tidak memberitahukannya. Meng Yan juga mengklaim punya bukti komunikasinya dengan China soal informasi tersebut.

Di sisi lain, Meng Yan saat ini sangat mengkhawatirkan keselamatannya. ''Mereka ingin orang tetap diam, tidak hanya tentang Covid-19, tapi juga hal-hal lain yang terjadi di China,'' ucapnya.

''Saya menunggu untuk memberi tahu semua hal yang saya tahu, menyediakan semua bukti ke pemerintah AS. Dan saya ingin mereka mengerti, orang Amerika mengerti betapa mengerikan hal ini. Tidak seperti yang Anda lihat, ini sesuatu yang sangat berbeda,'' klaim sang ilmuwan China itu.

''Kita harus mengejar bukti yang benar dan mendapatkan bukti nyata karena ini adalah bagian kunci untuk menghentikan pandemi ini. Kita tak punya banyak waktu,'' pungkas dia.

WHO dan China Bantah

WHO dan pemerintah China sudah berulangkali menyatakan tidak ada yang disembunyikan tentang pandemi corona. Adapun kampus Hong Kong School of Public Health sudah tidak mengakui Li Meng Yan sebagai karyawannya.

Kedutaan Besar China di Amerika Serikat ketika dikonfirmasi soal kabar ini menyatakan tidak mengenal Li Meng Yan. Mereka juga mengklaim telah menangani pandemi corona dengan baik.

''Kami tidak pernah mendengar tentang orang ini. Pemerintah China telah merespons secara efektif dan cepat sejak wabah. Semua upaya ini dengan jelas terdokumentasi dengan transparansi. Fakta mengatakan semuanya,'' kata mereka soal pengendalian pandemi corona.***
Editor : hasan b
Sumber : detikcom
Kategori : Uncategories
www www