Home >  Berita >  Politik

GKSB DPR RI Sarankan Palestina Belajar dari Sejarah Indonesia

GKSB DPR RI Sarankan Palestina Belajar dari Sejarah Indonesia
Suasana pertemuan Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) DPR RI - Parlemen Palestina dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. DR. Zuhair Al Shun. (Foto: Zul/GoNews.co)
Jum'at, 10 Juli 2020 12:16 WIB
JAKARTA -Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) DPR RI - Parlemen Palestina menggelar pertemuan dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. DR. Zuhair Al Shun, dan Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Usai pertemuan yang berlangsung pada Jumat (10/7/2020) jelang siang itu, Anggota GKSB DPR RI - Parlemen Palestina, Syahrul Aidi Maazat menyatakan, dalam pertemuan terebut dirinya telah mendengar banyak hal dari Dubes Al Shun.

"Dubes sangat senang dan mengapresiasi Indonesia karena menjadi negara terdepan yang mendukung Palestina," kata Syahrul.

Syahrul menuturkan, pihaknya juga telah mendapat informasi bahwa Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kemlu RI telah melakukan hal yang patut dalam mendukung kemerdekaan Palestina sesuai dengan amanat konstitusi RI yang menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.

Ads
Syahrul juga menuturkan, bahwa dirinya telah meyampaikan pada Dubes al Shun untuk mengambil pelajaran dari sejarah Indonesia yang sempat dijajah 350 tahun, lalu meraih kemerdekaan setelah rakyat yang terdiri dari berbagai suku bersatu.

"Alhamdulillah tadi juga sudah disampaikan oleh Dubes, ada kemajuan di Palestina bahwa Hammas dan Fatah sudah melakukan kesepakatan untuk bersama-sama melawan penjajahan Israel," kata Syahrul.

Sebelumnya, pada Rabu (1/7/2020), BKSAP) DPR RI, menyerahkan Piagam Pernyataan Bersama Anggota Parlemen Berbagai Negara Menentang Aneksasi Israel atas Palestina, kepada Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair Al-Shun.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua BKSP DPR RI, Fadli Zon di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI, Febrian A. Ruddyard yang hadir di lokasi menyatakan apresiasinya atas inisiatif DPR membuat petisi pernyataan bersama tersebut.

“Kemenlu akan membantu untuk membawa inisiatif ini agar mendapat dukungan lebih banyak lagi,” kata Febrian kala itu.***
Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Politik, GoNews Group
www www