Home >  Berita >  Peristiwa

6 Tenaga Medis di Indragiri Hilir Dikabarkan Positif Virus Corona

6 Tenaga Medis di Indragiri Hilir Dikabarkan Positif Virus Corona
Ilustrasi. (Istimewa)
Kamis, 25 Juni 2020 15:23 WIB
PEKANBARU - Wanita inisial YA (28) dinyatakan positif virus corona dan menjadi pasien ke 198. Dia merupakan seorang tenaga kesehatan di UPT Puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.YA menambah daftar jumlah tenaga medis di Indragiri Hilir menjadi 6 orang.

"Pasien YA ini merupakan pegawai di UPT Puskemas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, jadi total 6 tenaga kesehatan di Indragiri Hilir yang dinyatakan positif virus corona," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Kamis (25/6).

Dengan adanya penambahan tenaga kesehatan yang positif Covid-19 ini maka hingga saat ini sudah ada enam orang tenaga medis di Inhil yang positif Covid-19. Lima di antaranya bertugas di RSUD Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir dinyatakan positif Covid-19.

Ads
Penularan itu berasal dari salah satu tenaga medis di RSUD Puri Husada, wanita inisial IA (28), kemudian menular ke tenaga medis lainnya pria inisial AW (34), lalu Ny. AKD (39), Ny. DF (41). Selanjutnya R (38), bukan tenaga medis, melainkan seorang karyawan yang bekerja di RSUD Puri Husada.

Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Riau dr Indra Yovi mengingatkan, agar para tenaga kesehatan di seluruh Riau berhati-hati dan bekerja sesuai aturan dan ketentuan yang ditetapkan.

"Saya imbau teman-teman nakes, agar bekerja sesuai aturan yang diterapkan WHO dan pemerintah," katanya.

Selain YA, ada 23 orang lainya yang terinfeksi virus corona. Sehingga total penambahan kasus baru Covid-19 di Riau, Rabu 24 Juni 2020 berjumlah sebanyak 24 orang. Dengan ada penambahan 24 kasus baru pasien positif Covid-19 di Riau. Sehingga total ada 217 kasus pasien positif Covid-19 di Riau. Dengan rincian, 88 pasien dirawat, 120 sehat dan ada 9 pasien yang meninggal dunia.

Dari 24 kasus baru tersebut 9 diantaranya adalah warga Indragiri Hilir. Sebagian besar adalah dari kluster tes swab massal yang dilakukan oleh Pemkab Inhil beberapa waktu lau. Rincian adalah pasien nomor 194, laki-laki inisia AO, usia 36. Kemudian pasien nomor 195, inisial MY, perempuan usia 18 tahun. Selanjutnya pasien 196, perempuan inisial M usia 36 tahun.

Kemudian pasien nomor 197, perempuan, inisial S, usia 54 tahun. Selanjunta pasien nomor 198, perempuan, inisial YA, usia 30 tahun.

Selanjutnya masih dari Inhil, yakni pasien nomor 200, laki-laki, inisial MA, usia 15 tahun. MA merupakan hasil tracing dan kontak dengan pasien positif Covid-19 nomor 128 yakni Nyonya R usia 39 tahun.

Selanjutnya pasien nomor 201, laki-laki, inisial SA, usia 12 tahun. Pasien SA ini tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Sehingga belum diketahui sumber penularanya.

"Kemudian pasien 202, laki-laki inisial A, usia 72 tahun. Pasien A ini belum diketahui sumber penularanya, karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif Covid-19," tandasnya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Merdeka.com
Kategori : Peristiwa, Pemerintahan
www www