Home >  Berita >  Peristiwa

Pimpin Penangkapan Buronan Nurhadi, Novel Baswedan Jadi Trending

Pimpin Penangkapan Buronan Nurhadi, Novel Baswedan Jadi Trending
Selasa, 02 Juni 2020 19:24 WIB
JAKARTA – Nama Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan menjadi trending topik di media sosial Twitter setelah berhasil menangkap buronan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono pada Senin, (1/6/2020).Mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, membocorkan bahwa Novel Baswedan memimpin operasi penangkapan itu dan berhasil membekuk buronan KPK Nurhadi di Simpruk.

"Kendati matanya dirampok penjahat yang 'dilindungi', tapi mata batin, integritas dan keteguhannya tetap memukau. Ini baru keren," tulis Bambang di Twitter yang dikutip pada Selasa, 2 Juni 2020.

Mantan Ketua KPK, Abraham Samad, juga meyakinkan kalau operasi penangkapan terhadap Nurhadi dipimpin oleh Novel Baswedan. "Yang pimpin (Ops OTT) Novel Baswedan," kata Abraham lewat Twitter.

Ads
Sementara Pengasuh PPA Yatim Dhuafa Assa’adah, Hilmi Firdausi, juga ikut mengomentari cuitan Bambang Widjojanto terkait apresiasi Novel Baswedan yang memimpin langsung penangkapan buronan Nurhadi di kawasan Simpruk.

"Walau satu mata dirampok penjahat, tapi mata batin, integritas dan keteguhan Pak Novel Baswedan tetap luar biasa. Bravo," tulisnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, membenarkan bahwa penyidik Novel Baswedan menjadi salah satu petugas yang turut menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono pada Senin malam kemarin.

Meski begitu, Ghufron mengaku belum mengetahui secara detail apakah Novel Baswedan yang memimpin tim perkara ini atau bukan. "Novel ada dalam tim tersebut. Apakah dia kasatgasnya atau tidak, saya belum dapat laporannya," kata Ghufron.

Menurut dia, kerja lembaganya bukan sendiri tapi kerja tim. Namun, apakah Novel yang memimpin tim untuk melakukan penangkapan itu, Ghufron kembali berdalih belum mengetahui rinci. Yang jelas ia mengapresiasi kinerja tim institusinya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Viva.co.id
Kategori : Peristiwa, Pemerintahan
www www