Home >  Berita >  Aceh Utara

5 Kilometer Jalan Utama Lintas Kecamatan di Beurandang Rusak Parah, PEMERINTAH WAJIB PERHATIKAN

5 Kilometer Jalan Utama Lintas Kecamatan di Beurandang Rusak Parah, PEMERINTAH WAJIB PERHATIKAN
Selasa, 02 Juni 2020 10:28 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
ACEH UTARA — Kurang lebih sekitar 5 Kilometer jalan utama lintas Kecamatan Cot Girek di Kemukiman Beurandang rusak parah dan akses transportasi masyarakat di daerah tersebut sangat terkendala. Mulai dari SMP 3 Cot Girek di Gampong Seupeng hingga tembus ke perbatasan aspal Gampong Beurandang Asan kondisinya sangatlah memperihatinkan.

Sepanjang jalan lintas utama ini penuh dengan kubangan, lebih parahnya lagi di saat musim hujan tidak bisa dilewati sama sekali karena penuh lumpur. Titik terparah terlihat di pertengahan jalan yakni di area perkebunan sawit.

Menurut Geuchik Seupeng, Abdurrahman mengungkapkan bahwa kondisi seperti itu terjadi tahun 90-an silam hingga saat ini belum tersentuh bantuan perbaikan sama sekali. Padahal jalan ini merupakan jalan lintas utama kecamatan yang dibutuhkan masyarakat Kemukiman Beurandang.

"Saat hujan tidak bisa melewati. Jalan itu sangat dibutuhkan, karena ada sekolah SD dan SMP. Anak tingkat SMA keluar ke sana sampai ke sana dalam keadaan kotor kena lumpur. Bayangkan bagaimana kalau ini terus terjadi," kata kata Geuchik Abdurrahman dibenarkan oleh warganya saat berbincang Usman S di Desa Seupeng.

Ads
"Meunyona aneuk ikula itubiet dari hino keudeh u Cot Girek troeh keudeh lam lam mata itubiet luhob. Meuri laju aneuk dari Beurandang," ucap Usman S menjelaskan lebih mendalam.

Sementara harapan Geuchik Abdurrahman kepada pemerintah agar segera memperhatikan jalan ini, segera jalan lintas Kecamatan ini diperbaiki (diaspal). Kami benar-benar sangat membutuhkan jalan ini, sekali lagi tolong kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera aspal jalan ini," ucap Geuchik Abdurrahman.

Seperti hal nya rata-rata mayoritas penduduk di Beurandang mata pencaharian hari-hari pada hasil kebun, pinang, coklat maupun sawah. Maka mengingat sesuai dengan kebutuhan, sudah sepatutnya pemerintah berkunjung langsung ke lapangan melihat kondisi jalan agar mengetahui yang sebenarnya.

Sementara dalam hal ini Geuchik Gampong Beurandang Asan, Saifullah juga siap mengangkat pembicaraan dan mengatakan bahwa : mengharapkan kepada pemerintah dan dinas terkait agar dapat mengaspal jalan tersebut. Jalan lintas itu tembus 4 kecamatan di antaranya Pirak Timu, Matangkuli, Paya Bakong dan Cot Girek.

"Kami Selaku warga kemukiman Beurandang memohon pemerintah/pemerintah pusat untuk memperbaiki jalan yang kami lalui apalagi saat musim hujan jalan tersebut sama sekali tidak bisa kami lalui. Sementara kami warga Beurandang dan sekitarnya tidak ada jalan lain untuk kami lalui selain jalan tersebut. Yang paling parahnya lagi ketika musim hujan anak sekolah SMP dan SMA tidak bisa sekolah karena berlumpur dan akses masyarakat terputus total" sebutnya.

"Ketika kami keperluan ke kecamatan sangat susah kami lalui dikarenakan jalan tersebut yang harus kami lalui. Tidak ada jalan lain. Harapan kepada Dewan agar meninjau dan membantu mengusulkan ke pemerintah pusat apabila anggaran daerah tidak tersedia." Ujarnya.

Harapan satu lagi Geuchik Gampong Beurandang Asan yaitu mengenai air bersih, karena kami belum tersedia air bersih. Jika musim kemarau datang, kami warga Beurandang (5 desa) harus mengangkut air dari sungai kilometer 8 ke Beurandang dengan jarak tempuh sekitar 5 kilometer. Dua hal ini kami butuhkan dan sudah wajib diperhatikan oleh pemerintah/pemerintah pusat.

"Harapan kami kepada Bpk Dewan terhormat baik DPRK, DRPA, dan DPR RI untuk mengusulkan sarana tersebut segera ditinjau ke lapangan dan harus segera diproses. Karena Gampong kami sangat terpencil dan terisolir serta sangat banyak kekurangan." tegas Geuchik Saifullah. (Jamal)
Editor : Rio
Kategori : Aceh Utara, Ekonomi
www www