Aziz Syamsudin Ingatkan Karang Taruna untuk Sinergi dan Setia Ideologi Pancasila

Aziz Syamsudin Ingatkan Karang Taruna untuk Sinergi dan Setia Ideologi Pancasila
Jum'at, 28 Februari 2020 16:15 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SAWAHLUNTO - Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam, Aziz Syamsudin mengingatkan para pemuda agar betul-betul menginternalisasi Pancasila sebagai ideologi dan UUD NRI 1945 dalam pilar-pilar sosial mereka.

Hal itu disampaikan Aziz saat menjadi Keynote Speaker sekaligus Pengukuhan Pemgurus Karang Taruna Kota Sawahlunto yang juga dihadiri Walikota Sawahlunto Deri Asta, Wakil Walikota Sawahlunto H Zohirin Sayuti. Kapolresta Sawahlunto, Dandim Sawahlunto dan Forkominda, Jumat (28/2/2020).

Pemuda, khususnya Karang Taruna, ditegaskan Aziz, penting untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mewujudkan baktinya pada NKRI. Penguatan sumber daya manusia (SDM) Karang Taruna, perlu dengan sinergi, tak bisa sendiri.

"Karang Taruna wajib bersinergi dengan Pemda. Karang Taruna diatur di Permen kemendagri dan Permen Kemensos 25 tahun 2019," kata Aziz.

Ads
Dengan anggaran yang bersumber dari Kemendagri dan Kemensos itu, dan menjadikan Pancasila serta UUD NRI 1945 sebagai harga mati yang tak lagi bisa ditawarkan, maka loyalitas Karang Taruna pada Bangsa dan Negara mestinya bisa lebih nyata.

"Jangan sampai nanti ada pemuda yang tidak mendukung Ideologi pancasila dan UUD NRI 1945," tandasnya.

Lebih jauh, dengan satunya frekuensi dan sinergitas itu, kata Aziz, perekonomian di daerah pun bisa berkembang. "UMKM bisa tumbuh,".

Jadi, kata Aziz, pemuda-pemuda di Karang Taruna, "tidak hanya berlomaba lomba menjadi PNS. Tapi harus berani berbisnis dan bisa menciptakan lapangan kerja serta bisa menjadi enterpreneur,".

Untuk itu semua, Aziz sekali lagi menegaskan, penting bagi Karang Taruna sebagai organisasi yang bermitra dengan pemerintah untuk-dan wajib, "bersinergi dengan Kepala Desa, Camat, dan Bupati,".

Pembangunan daerah dengan sinergitas yang demikian, kata Aziz, akan sangat berdampak luas. Aziz lalu mencontohkan eksistensi Program Keluarga Harapan (PKH), yang sebetulnya bisa menjadi peran Karang Taruna dalam upaya baktinya pada bangsa.

"Karang Taruna bisa cek 'apakah sudah tepat sasaran?'. Kalau ekonomi bagus, kerja Babinkabtimas dan Instutusi Polri akan terbantu. Kalau kerja polisi ringan, kerja Kejari juga ringan. Dan ini pasti membuat pertumbuhan ekonomi sangat tepat," kata Aziz.

Dengan semangat sinergitas berlandaskan Pancasila dan UUD NRI 1945 yang tak bisa ditawar lagi itu, kebersamaan membangun bangsa akan lebih mudah mencapai utopia.***
www www