Home >  Berita >  Umum

Komisi III DPRK Aceh Utara Laksanakan RDP Dengan Dinas Kelautan, Ini yang Dibahas

Komisi III DPRK Aceh Utara Laksanakan RDP Dengan Dinas Kelautan, Ini yang Dibahas
Jum'at, 14 Februari 2020 20:34 WIB
ACEH UTARA — SPBU nelayan yang terletak di Gampong Tanah Anoe, Kec Muara Batu yang dibangun diatas tanah Pemda Aceh Utara dan bangunannnya sudah dihibah untuk Pemda Aceh Utara yang selama ini dikelola oleh PT Energi Mutu Pratama.

Komisi III DPRK aceh utara yang selama ini konsen untuk mendata setiap aset daerah yang memiliki potensi untuk mendongkrak kenaikan PAD aceh utara kembali melaksanakan rapat dengar pendapat dengan dinas kelautan dan perikanan, salah satu topik penting yang kita bahas menyangkut dengan sistem dan mekanisme pengelolaan asset SPBU nelayan di kec muara batu.

Bangunan SPBUN ini dibangun oleh BRR pasca tsunami dan telah dihibah kepada Pemkab aceh utara, diawal pembentukan SPBUN ini dikelola oleh koperasi Let, dikarenakan persyaratan Pertamina harus dikelola oleh perusahaan dan berbadan hukum sesuai dengan persyaratan dari Pertamina. Kemudian PT Energi Mutu Pratama yang bersedia menyetor downpayment sebagai syarat utama untuk mendapatkan alokasi BBM solar bersubsidi untuk kebutuhan boat dan kapal nelayan di kecamatan muara batu terang ketua komisi III Razali abu.

Ada laporan masyarakat kepada komisi III tentang pengelolaan SPBUN tersebut yang mana masyarakat berkeinginan mengelola SPBUN tersebut melalui bumdes desa tanoh anoe. Dari hasil RDP kami dengan DKP Kami komisi III akan memfasilitasi antara pemerintah daerah, DKP, PT Energi Mutu Pratama dan tokoh masyarakat tanoh anoe untuk mencari solusi terbaik untuk pengelolaan SPBUN tersebut sehingga kedepan bisa lebih bermanfaat untuk peningkatan PAD aceh utara, memberi efek manfaat untuk desa tanoh anoe sendiri serta ketersediaan BBM untuk nelayan tidak terkendala sambung sekretaris Komisi III Jufri Sulaiman.

Ads
Saya selaku ketua komisi III sudah sepakat dengan kawan-kawan anggota komisi III untuk terus bekerja dan melakukan rapat dengan dinas untuk mengetahui persoalan yang selama ini dihadapi oleh dinas sehingga PAD aceh utara jalan di tempat, kedepan PAD aceh utara harus meningkat salah satunya dengan efektifnya dinas dalam mengelola dan mendata aset Yg potensial. Sehingga tahun 2021 PAD aceh utara bertambah yang bisa dimanfaatkan untuk menambah biaya pembangunan aceh utara jelas Razali abu politisi Partai Aceh yang didampingi oleh sekretaris komisi III Jufri Sulaiman dari partai Gerindra.
Editor : Rio Jamal
Kategori : Umum, Aceh Utara
www www