Home >  Berita >  Peristiwa

Memalukan, 2 Guru SMA Negeri Adu Jotos dalam Kelas di Hadapan Para Siswa, Satu Anak Kepala Sekolah

Memalukan, 2 Guru SMA Negeri Adu Jotos dalam Kelas di Hadapan Para Siswa, Satu Anak Kepala Sekolah
Dua guru SMA Negeri 8 Medan berkelahi dalam kelas di hadapan para siswa. (okezone.com)
Jum'at, 07 Februari 2020 10:44 WIB
MEDAN - Dua orang guru berkelahi alias adu jotos dalam kelas saat jam belajar. Peristiwa memalukan itu dikabarkan terjadi di SMA Negeri 8 Medan, Sumatera Utara. Video perkelahian dua tenaga pendidik itu pun tersebar di media sosial.

Dikutip dari Okezone.com yang melansir iNews.id, dua guru yang duel di hadapan para siswanya itu adalah HM yang berstatus PNS dan DP yang berstatus guru honorer. DP dikabarkan merupakan anak kepala sekolah.

Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak DP mendatangi ruang kelas tempat HM sedang mengajar. Mereka adu mulut di hadapan para siswa. Sejurus kemudian, DP menempeleng HM. Perseteruan keduanya berlanjut dengan saling dorong dan adu jotos.

Para murid laki-laki yang ada dalam ruang kelas langsung memisahkan keduanya. Guru DP terdesak hingga keluar kelas.

Ads
Namun, amarahnya belum tuntas. Saat di lokasi parkiran sekolah, anak kepala sekolah ini melihat motor milik HM dan langsung merusaknya. Dia juga membanting helm milik HM.

Tampak dalam tayangan video suasana sekolah menjadi riuh. Guru DP berteriak-teriak hingga melontarkan kata-kata ancaman kepada HM. Petugas keamanan sekolah bersama guru lainnya kemudian membawa DP meninggalkan lokasi untuk menenangkannya.

Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago, membenarkan jika video viral perkelahian dalam ruang kelas itu terjadi di wilayah hukumnya. Dia menegaskan, yang terlibat perkelahian merupakan sesama guru, bukan antara guru dan murid.

''Kami juga sudah menerima laporan dari salah satu guru yang ada di video itu. Namun yang dilaporkan bukan kasus penganiayaan, tetapi perusakan motor dan helm,'' ujar Faidir, Rabu (5/2/2020).

Dia menjelaskan, hasil pengembangan anggota di lapangan, perkelahian sesama guru ini karena masalah pribadi yang sudah berlarut. Salah satunya merupakan anak kepala sekolah yang sekaligus guru honorer di sekolah tersebut.

''Kami sudah atensi kasus ini karena telah viral. Kami akan pelajari dan panggil saksi. Memang penyelidikan awal, antara guru PNS dengan kepala sekolah tak harmonis. Namun masih kami dalami masalah antara guru PNS ini dengan guru honorer anak dari kepala sekolah tersebut,'' katanya, mengutip iNews.id, Kamis (6/2/2020).

Kasus perkelahian sesama guru ini sudah dalam penanganan Polsek Medan Area. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan helm milik guru HM.***
Editor : hasan b
Sumber : okezone.com
Kategori : Peristiwa, Pendidikan
www www