Home >  Berita >  Hukrim

Stop Kriminalisasi, Bebaskan Geuchik Trieng Pantang !

Stop Kriminalisasi, Bebaskan Geuchik Trieng Pantang !
Warga Gampong Trieng Pantang saat melakukan aksi di depan kantor camat Lhoksukon.
Kamis, 16 Januari 2020 23:59 WIB
ACEH UTARA — Geuchik Gampong Trieng Pantang, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Hasanuddin terpaksa harus mendekam di sel Lapas Kelas II B Lhoksukon. Ia ditahan sejak beberapa hari yang lalu terkait Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Stop Kriminalisasi, bebaskan Geuchik kami, Geuchik bukan peredar bansos (bantuan sosial). Geuchik harus bebas". Begitu rangkaian kata pada poster-poster yang dipampang kaum ibu-ibu saat menggelar aksi di halaman kantor Camat Lhoksukon, Kamis (16/1/2020).

Hanya satu permintaan mereka. Mendesak pihak terkait segera membebaskan Geuchik Hasanuddin. Sebagaimana diketahui, dia ditahan berdasarkan surat perintah Nomor Print 18/L1.14.3/Eoh.2/01/2020 dengan berkas perkara nomor BP/43/X/2019/Reskrim tertanggal 22 Oktober 2019 lalu atas nama Hasanuddin Abu Bakar dengan dugaan penggelapan BPNT.

Warga desa tersebut membenarkan sikap geuchik yang telah sengaja mengambil kebijakan untuk mengalihkan penerima BPNT, karena penerima bantuan yang dimaksud sudah merantau ke Malaysia sehingga dialihkan ke masyarakat lainnya yang kurang mampu.

Ads
Menjadi geuchik serba salah. Meskipun itu kebijakan, Hasanuddin tetap dianggap melenceng dari aturan hingga ia terseret ke ranah hukum.

Camat Lhoksukon, Saifuddin SE saat dikonfirmasi di sela-sela pelantikan Geuchik di gedung Panglateh, Rabu (15/1/2020) kemarin, tidak mau berkomentar terkait hal tersebut.
Editor : Rio Jamal
Kategori : Hukrim, Aceh Utara
www www