Home >  Berita >  Umum

Tahun 2019, 25 Warga Asing Langgar Keimigrasian di Langsa

Tahun 2019, 25 Warga Asing Langgar Keimigrasian di Langsa
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI setempat, Mirza Akbar, SH.M.Si, didampingi Kepala Seksi Intelijen penindakan Keimigrasian, Fachryan, dan sejumlah stafnya saat melakukan konfresi pers, Kamis (2/1/2020).
Kamis, 02 Januari 2020 20:27 WIB
Penulis: Dedek Safrizal
LANGSA — Selama tahun 2019, sebanyak 25 warga asing melanggar Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) diwilayah hukum kKantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa.

25 warga asing itu melanggar Pasal 75 ayat (1) sebanyak 22 orang dan Psal 78 sebanyak 3 orang, dengan perincian sebagai berikut 5 warga Malaysia, 13 warga Myanmar, 3 warga Thailand, 2 warga Kamboja, Singapura dan Sri Lanka masing-masing 1 orang.

"Tindakan Administratif ini didominasi oleh warga Myanmar yang melakukan illegal fishing," sebut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI setempat, Mirza Akbar, SH.M.Si, didampingi Kepala Seksi Intelijen penindakan Keimigrasian, Fachryan, dan sejumlah stafnya, Kamis (2/1), di Aula Kantor Imigrasi setempat.

Selain itu, selama tahun 2019, Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Langsa, telah menerbitkan sebanyak 8.999 permohonan pembuatan paspor, izin tinggal sebanyak 48 dan data penundaan penerbitan paspor Republik Indonesia 82.

Ads
Dirincikan, dari 8.999 permohonan pembuatan paspor masing-masing 6.396 paspor biasa, 48 eks pemegang paspor 48 halaman/24 halaman/surat perjalanan laksana paspor (SPLP), 2.161 habis masa berlaku, 121 hilang dan habis masa berlaku, 158 hilang masih berlaku, enam, penuh/halaman penuh, empat rusak dan habis masa berlaku dan 105 rusak masih berlaku.

Sementara 48 permohonan izin tingg masing-masing 28 izin tinggal kunjungan, 19 kartu izin tinggal terbatas dan satu kewarganegaraan ganda. 82 data penundaan penerbitan paspor Republik Indonesia masing-masing 68 laki dan 14 perempuan.
Editor : Rio Jamal
Kategori : Umum, Langsa
www www