Pacu Semangat Pembangunan Kalangan Pesantren, LaNyalla: Manfaatkan Saya!

Pacu Semangat Pembangunan Kalangan Pesantren, LaNyalla: Manfaatkan Saya!
Dok. DPD RI
Jum'at, 27 Desember 2019 18:48 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JEMBER - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengajak kalangan pesantren untuk turut serta membangun Indonesia dari daerah. DPD, siap menjadi salah satu instrumen pembangunan bagi masyarakat pesantren.

Hal itu disampaikan LaNyalla saat menghadiri pengajian manaqib Syekh Abdul Qodir Jailani, di Ponpes Al-Qodiri Jember, pimpinan KH Ahmad Muzakki Syah pada Kamis (26/12/2019) malam.

"Silahkan kirim apa yang mau disampaikan, melalui surat, melalui email, melalui media sosial! DPD terbuka. DPD adalah alatnya Bapak/Ibu semua untuk memajukan daerah, jadi manfaatkan alat ini!" kata Senator pendulang lebih dari 2,2 juta suara warga Jatim itu.

"Manfaatkan saya! InsyaAllah akan saya perjuangkan apa yang menjadi aspirasi Bapak/Ibu sesuai kewenangan saya di DPD,” tandas LaNyalla.

Ads
Di tengah persoalan ekonomi hingga ancaman soliditas bangsa terkait persoalan sosial-politik, LaNyalla meminta masyakata Jember, khususnya kalangan pesantren untuk tidak patah arang. Ada program-program Presiden Jokowi, yang menurut LaNyalla sebagai sebuah harapan.

"Saat ini pembangunan infrastruktur terus digalakkan, ada dana desa yang menjangkau pelosok kampung, dan ke depan ada pembangunan sumberdaya manusia (SDM) besar-besaran oleh Presiden Jokowi. Kita doakan, kita kawal, kita dukung sesuai dengan pekerjaan dan profesi kita masing-masing. InsyaAllah kalau semua warga kompak, daerah akan maju, Indonesia akan maju, semua warganya sejahtera,” kata mantan Ketua Kadin Jawa Timur itu.

Turut hadir bersama LaNyalla dalam pengajian itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan jajaran Forkopimda Kabupaten Jember.

Segenap yang hadir, juga diminta LaNyalla untuk meneladani semangat juang KH Ahmad Muzakki Syah, yang menurutnya, 'konsisten' dalam berjuang sesuai dengan profesinya.***
Kategori : GoNews Group, Umum, Politik
www www