Tunjang Visi Indonesia Maju, Kemenag Resmikan Rumah Moderasi Beragama di UIN Wali Songo

Tunjang Visi Indonesia Maju, Kemenag Resmikan Rumah Moderasi Beragama di UIN Wali Songo
Gambar: Dok. Kemenag RI.
Kamis, 19 Desember 2019 16:12 WIB
JAKARTA - Menteri Agama RI, Fachrul Razi, meresmikan Rumah Moderasi Beragama dan Launching Smart and Green Campus UIN Wali Songo, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/12/2019).

"Keberadaan Rumah Moderasi Beragama sesungguhnya dapat menunjang visi Bapak Presiden untuk mewujudkan Indonesia Maju," jelas Menag, Kamis (19/12).

Untuk itu, Menag minta tiap rumah moderasi menyusun program yang dapat diimplementasikan sebagai bagian pengarusutamaan moderasi beragama.

"Setiap rumah moderasi beragama di PTKN, harus menyiapkan program-program yang implementatif dan dapat diaplikasikan," tutur Menag.
Ads

Sebelumnya, pada November 2019 lalu Menag juga telah meresmikan Rumah Moderasi Beragama di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Menag berharap, ke depan, setiap Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri dapat memiliki Rumah Moderasi Beragama.

Bukan hanya di lingkungan Kementerian Agama, moderasi agama akan menjadi prioritas dari seluruh lini pemerintahan. "Dalam rapat dengan Menkopolhukam beberapa waktu lalu, kami sudah sepakat bahwa moderasi beragama akan menjadi solusi bersama untuk menghadapi pemahaman ultra konservatif, intoleransi, hingga radikalisme," papar Menag.

Bersamaan dengan peresmian rumah moderasi dan Launching Smart & Green Campus UIN Wali Songo, Menag juga meresmikan enam gedung balai nikah dan manasik haji serta delapan gedung madrasah yang dibangun dengan pembiayaan SBSN 2019.

Enam gedung balai nikah dan manasik haji Kantor Urusan Agama (KUA) yang diresmikan oleh Menag dibangun dengan menggunakan anggaran SBSN dengan nilai total delapan miliar rupiah. Enam gedung balai nikah dan manasik haji KUA tersebut, meliputi:

1. Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak;

2. Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang;

3. Gedung Balai nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap;

4. Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap;

5. Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara;

6. Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara;

Sementara, delapan gedung sarana pendidikan yang tersebar pada tujuh madrasah di Jawa Tengah yang diresmikan, meliputi:

1. Gedung Praktek dan Pembelajaran Madrasah Aliyah Negeri 2 Banyumas;

2. Gedung Workshop Pembelajaran Keterampilan MAN 1 Karanganyar, Kabupaten Karanganyar;

3. Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu MAN Insan Cendekia Pekalongan;

4. Gedung Pusat Kegiatan Siswa MAN Insan Cendekia Pekalongan;

5. Gedung Asrama siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Pati;

6. Gedung Asrama Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Wonogiri;

7. Gedung Laboratorium Keagamaan dan Asrama Siswa Terpadu Madrasah Aliyah Negeri 1 Surakarta;

8. Gedung Workshop Pembelajaran Keterampilan Madrasah Aliyah Negeri 1 Sragen.

Untuk diketahui, moderasi beragama saat ini sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024. Artinya dalam lima tahun ke depan akan dilakukan penguatan-penguatan program moderasi beragama di Indonesia.

Kementerian Agama sebagai motor penggerak moderasi beragama, selama ini telah melakukan penguatan di seluruh lini, tak terkecuali di dunia perguruan tinggi. Salah satunya dengan mengembangkan Rumah Moderasi Beragama pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).***
Editor : Muhammad Dzulfiqar
Sumber : kemenag.go.id
Kategori : GoNews Group, Pendidikan, Pemerintahan
www www