Home >  Berita >  Umum

AKP Ildani Ilyas Harap Desa Berperan Aktif Berantas Narkoba

AKP Ildani Ilyas Harap Desa Berperan Aktif Berantas Narkoba
Jum'at, 06 Desember 2019 22:48 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON — Polres Aceh Utara terus menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba ke tingkat desa hingga sekolah-sekolah guna menekan angka kasus narkotika. Untuk meminimalisir hal itu, Polisi berharap pihak desa berperan aktif dalam memberantas kasus tersebut.

"Selama ini kita terus mensosialisasikan ke desa-desa dan alhamdulillah berjalan lancar berkat dukungan teman-teman media. Kita ada program saweu sikula, saweu gampong, saweu keude kupi dan itu tetap kita laksanakan," kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Resnarkoba AKP Ildani Ilyas dalam konferensi pers di Mapolres, Jumat (6/12/2019).

Ildani mengatakan, dalam program pemberantasan narkoba itu, pihaknya melakukan beberapa pola yang di antaranya pola pantauan, sentuhan dan binaan. Pola ini sangat efektif dan terbukti menurunkan angka kasus narkotika di wilayah hukum Polres Aceh Utara hingga 18 persen.

"Jadi di sini kita berharap masyarakat tidak henti-hentinya memberikan informasi kepada kita, tetapi tidak fitnah. Kita terbuka sama masyarakat dan akan kita berikan hadiah kepada masyarakat yang telah memberikan informasi jika berhasil kita berantas," ujarnya lagi.

Ads
Ditanya daerah mana saja yang menjadi rawan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Aceh Utara, AKP Ildani Ilyas mengatakan daerah rawan satu meliputi Kecamatan Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Baktiya dan Tanah Pasir.

"Yang lainnya rawan juga, tetapi kalau untuk empat kecamatan ini lebih rawan dari kecamatan lain. Sementara jalur masuk narkoba ke Aceh Utara ada dari jalur laut dan jalur darat. Bisa saja dari Banda Aceh kemari, dari Medan kemari. Dari jalur laut meliputi Kuala Jambo Aye, Tanah Pasir hingga Kuala Geudong," sambungnya lagi.

Untuk mengurangi kasus narkoba ini, AKP Ildani Ilyas juga berharap rekan-rekan media turut membantu pihak kepolisian barangkali ada sanak saudara yang terkontaminasi narkoba.

Untuk diketahui, Satuan Resnarkoba Polres Aceh Utara tahun ini menangani 91 kasus narkotika meliputi sabu-sabu 75 kasus dan ganja 16 kasus. Jumlah ini menurun drastis dibanding dengan tahun 2018 sebanyak 124 kasus meliputi sabu-sabu 106 kasus, ganja 16 kasus dan ekstasi 2 kasus.
Editor : Rio
Kategori : Umum, Aceh Utara
www www