Wantimpres, Parpol atau Profesional?

Wantimpres, Parpol atau Profesional?
Dok. Kompas.com
Senin, 02 Desember 2019 11:20 WIB
JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo menilai kursi Wantimpres layak diisi ketum partai koalisi karena punya basis massa sampai daerah.

"Saya setuju Wantimpres diisi Ketua Umum parpol koalisi seperti Surya Paloh, Oesman Sapta, Diaz Hendropriyono, Grace Natalie dan lainnya, karena memiliki basis massa sampai daerah jadi bisa tutut meneruskan program Presiden sampai masyarakat," kata Bambang Soesatyo kepada wartawan, Minggu (1/12/2019).

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, mengingatkan adanya konsekuensi politik di internal Parpol ketika pimpinan atau pengurus harian menjabat Wantimpres. Meskipun, Arsul menegaskan, komposisi Wantimpres merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden.

"UU Wantimpres sendiri tidak melarang Ketum atau petinggi partai lainnya untuk menjadi Wantimpres, hanya siapa yang diangkat di situ harus mengundurkan diri dari posisi sebagai pimpinan atau pengurus harian partai dalam waktu 6 bulan," jelas Arsul Sani.
Ads

Beberapa hari lalu, usai menghadiri upacara peringatan Sumpah Pemuda di halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat, Kepala Staf Kepresidenan (Kasetpres) Moeldoko mengungkapkan, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) akan segera diumumkan dan akan lebih banyak diisi orang-orang profesional.

"Wantimpres akan kurang dari partai politik, tapi lebih kepada pengalaman dan profesional. Pengalaman biasanya yang akan ditunjuk itu adalah orang-orang yang berpengalaman dan memiliki wise," kata Moeldoko.***
Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : GoNews Group, Pemerintahan, Politik
www www