Rekam Jejak Akun FB yang Tuding Nella Kharisma Selingkuh dengan Mantan Bupati Kediri Terungkap

Rekam Jejak Akun FB yang Tuding Nella Kharisma Selingkuh dengan Mantan Bupati Kediri Terungkap
Senin, 02 Desember 2019 17:11 WIB
JAKARTA - Pengungkapan rekam jejak akun ini menguatkan dugaan adanya dugaaan motif politik di balik kasus ini. Seperti diketatahui, dua akun bernama 'Suprianto' dan 'Dinasti Sutrisno' ini secara berantai membuat konten yang menyudutkan Nella Kharisma. Menurut pengacara Nella Kharisma, Ander Sumiwi, akun ‘Suprianto’ sudah lama beredar dikanal media sosial warga Kediri.Akun itu diakuinya memiliki rekam jejak yang buruk dalam mengedarkan informasi. Yakni, kerap memproduksi dan mengedarkan informasi yang cenderung kontroversial.

Temanya beragam, lanjut Ander Sumiwi, mulai dari politik, kritik pejabat, bahkan gosip-gosip publik figur. "Tapi kalau dilihat-lihat memang opini, narasi diksi yang dibentuk selalu kaitannya politik. Entah itu si pejabat A atau B pokoknya ada-ada saja,” katanya seperti dilansir GoNews.co dari TribunJatim.com, Senin (02/12/2019).

Kendati begitu ia mengaku tidak tahu menahu siapa orang dibalik akun tersebut. "Tapi kami enggak tahu. Motifnya apa, orangnya siapa," jelasnya.

Ads
Ia mengira, akhirnya akun tersebut membuat konten informasi dengan menjadikan nama dan sosok kliennya sebagai objek informasi bohong, setelah dirasa berbagai macam konten informasi yang telah dibuat sebelumnya tidak terlalu menuai respon. "Mungkin seringkali mengunggah-unggah dan tidak direaksi makanya dibuat postingan kontroversial, mungkin, saya juga enggak tahu," pungkasnya.

Untuk diketahui Nella Kharisma mengadukan akun FB ‘Suprianto’ dan ‘Dinasti Sutrisno’ ke Ditreskrimsus Polda Jatim. Informasinya, akun tersebut diduga membuat konten informasi yang cenderung menuduh, Nella Kharisma berselingkuh dengan Sutrisno, suami Bupati Kediri Haryanti Sutrisno.

Laporan tersebut dibuat langsung oleh pengacara Nella, yakni Ander Sumiwi Budi Prihatin. Melalui Ander, Nella melaporkan akun tersebut atas dugaan pencemaran nama baik.

Laporan tersebut telah diterima oleh Kanit II Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKP Kurniawati Dewi Lestari, Rabu (27/11/2019) sore kemarin.

Sementara itu, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Cecep Susatiya membenarkan adanya laporan yang dibuat oleh Pedangdut Nella Kharisma, melalui pengacaranya. "Sudah ada surat pengaduan melalui pengacara Nella. Tentang pencemaran nama baik," katanya.

Semula pihak Nella menganggap konten postingan yang dibuat sejak sejak Selasa (5/11/2019) silam itu sebagai isapan jempol belaka.

Dia cenderung memaknai hal tersebut sebagai kritikan semata, seiring melejitnya popularitas karir dibidang tarik suara yagn sedang digelutinya. "Awalnya managemen Nella, menganggap biasa, kalau pohon makin tinggi maka angin semakin kencang. Jadi ini awalnya tidak direaksi, kayak udah dibiarin aja, karena kan capek menanggapinya,” katanya.

Namun belakangan, lanjut Ander Sumiwi, ternyata akun tersebut justru makin meresahkan kliennya karena begitu gencar memproduki konten FB yang menyudutkan sosok Nella.

Bahkan tak seditkit ada beberapa postingan bernada mengolok pribadi Nella dengan idiom negative bahkan berbau susila. "Tapi belakangan kok pemberitaan-pemberitaan itu kok menyudutkan Nella dan terus terang merugikan," terangnya.

Secara terpaksa, ungkap Ander Sumiwi, pihak kliennya menempuh jalur hukum untuk menghentikan beredarnya postingan negatif terhadap sosok Nella.

Lalu mengklarifikasi bahwa semua konten yang diproduksi akun tersebut tidak benar. Termasuk meringkus sosok pelaku atau aktor utama dibalik kasus tersebut. "Akhirnya pihak managemen merasa perlu mengambil langkah hukum. Karena kalau tidak mengambil langkah hukum, dikira ini benar (inforamsi akun itu),” tuturnya.

Sosok Nella Kharisma

Secara pribadi, ungkap Ander Sumiwi, sosok Nella dimatanya merupakan publik figur atau artis dangdut yang menitih karir sejak ‘nol’ atau dari bawah. "Memang betul betul dari kecil, Nella itu tetangga dengan saya," ungkapnya.

Ia mengaku tahu betul bagaimana kerja keras Nella dalam membangun karirnya sebagai penyanyi dangdut dari kampung-ke kampung hingga saat ini sukses menginvasi dunia musik tanah air mainstream. "Saya tahu Nella itu betul-betul menempuh karir itu dari panggung-panggung, dari dulu naik sepeda motor, sampai sukses sekarang ini,” tuturnya.

Dirinya memahami sosok personalitas Nella, kareana hidup bertetangga dengannya. Termasuk mengaku mengenal betul Ayahanda Nella sebagai sosok seniman kondang. "Saya tahu bapaknya Mbak Nella, Om Toyo itu kan emang seniman, kami bertetangga," pungkasnya.***

Kabar perselingkuhan yang melibatkan pejabat daerah dan penyanyi dangdut Nella Kharisma beredar sejak (23/11/2019). Sutrisno adalah mantan bupati kediri dua periode yang juga suami Bupati Kediri saat ini, Haryanti.

Kini Sutrisno menjabat sebagai Ketua Tim Pertimbangan Pembangunan Kabupaten Kediri. Pihak Sutrisno sendiri sudah menampik kabar miring tersebut.

Seperti beredar melalui akun Facebook bernama Dinasti Sutrisno yang memberikan keterangan terkait gosip tak benar itu. Akun Facebook Dinasti Sutrisno itu pun membeberkan awal mula gosip tuduhan Nella Kharisma jadi selingkuhan.

Menurut akun Dinasti Sutrisno, yang pertama kali memviralkan adanya kisah asmara Nella Kharisma dengan mantan Bupati Sutrisno adalah satu akun bernama Suprianto.

Disebutkan bahwa unggahan gosip Nella Kharisma jadi selingkuhan mantan Bupati Sutrisno itu sempat membuat lingkungan Pemkab Kediri tak kondusif. Isu perselingkuhan Sutrisno dan Nella Kharisma bahkan sampai ke telinga masyarakat, tak terkecuali istri Sutrisno, Haryanti.

Haryanti pun dikabarkan sempat cemburu mendengar kabar asmara yang melibatkan sang suami dan Nella Kharisma. Akibatnya, orkes dangdut dengan bintang tamu Nella Kharisma yang rencananya diadakan di Simpang Gumul Kediri pun terpaksa dibatalkan.

Sementara itu, Sutrisno justru merasa kasihan dengan orang telah yang digosipkan, yakni Nella Kharisma. Baginya tidak masalah jika dirinya difitnah seperti itu, yang terpenting dalam hidupnya ia selalu berusaha untuk berbuat baik, mengajak masyarakat agar selalu mendekat dengan Tuhan.

Ia merasa kabar seperti itu sudah sering menimpanya, apalagi mendekati momen Pemilihan Bupati seperti saat ini. "Semuanya saya serahkan kepada Allah SWT, terkait berita fitnah ini. Saya gak masalah. Sudah empat kali saya mengikuti perjalanan pemilihan bupati, digosipkan seperti ini. Yang penting, saya bisa mengajak orang tahajud setiap hari, bahkan sampai ribuan orang yang ikut." kata dia.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Tribunews
Kategori : GoNews Group, Peristiwa
www www