Home >  Berita >  Aceh Utara

Pawang Harimau dari Meulaboh Tiba di Langkahan, Hari Ini Menuju ke Lokasi

Pawang Harimau dari Meulaboh Tiba di Langkahan, Hari Ini Menuju ke Lokasi
Pawang Harimau, Tgk Syarwani.
Minggu, 01 Desember 2019 10:57 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
ACEH UTARA — Pawang Harimau dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Tgk Syarwani sudah tiba di Desa Seureuke, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Besok (Minggu) pawang akan menuju ke lokas Dusun Mihra Istimewa Paket 20 desa tersebut.

Pawang itu didatangkan untuk membantu melakukan pengusiran terhadap harimau Sumatera yang dikabarkan beberapa hari terakhir memangsa hewan ternak sapi dan kambing milik warga desa tersebut.

"Pawangnya kita datangkan dari Meulaboh satu orang, namanya Syarwani. Sore tadi dari Lhokseumawe sudah meluncur ke Desa Seureuke. Malam ini menginap di sana dan didampingi satu orang kita dari balai," kata Kamarudzaman kepada wartawan, Sabtu (30/11).

Kamarudzaman mengatakan harimau Sumatera memangsa hewan ternak warga kemungkinan besar karena habitatnya sudah terganggu. Misalnya akibat perambahan hutan, pemburuan rusa dan lainnya.

Ads
"Yang namanya konflik, itu pasti ada penyebabnya. Baik akibat perambahan hutan, akibat pemburuan rusa, karena ketika rusa sudah ramai diburu, harimau kehabisan hewan mangsanya, sehingga memangsa ternak warga," ujarnya lagi.

Kamarudzaman menyebut pada umumnya habitat harimau Sumatera masih banyak di hutan Aceh. Baik di Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tenggara, hampir merata kalau di wilayah Aceh.

"Kita berharap kepada semua pihak agar sama-sama menjaga habitatnya hewan dilindungi dengan tidak menebang hutan dan aktivitas lainnya yang dapat menggangu habitat harimau," kata Kamarudzaman.

Seperti diberitakan sebelumnya, harimau Sumatera memangsa lima ekor sapi dan tiga ekor kambing milik petani Dusun Mihra Istimewa Paket 20 Desa Seureuke.

Ternak petani yang dimangsa harimau tersebut masing-masing tiga ekor sapi dan tiga ekor kambing milik Mahmud (60), kemudian satu ekor sapi milik Paimin (35) dan terakhir sapi milik Sukidi (65).[]
Editor : Rio
Kategori : Aceh Utara, Peristiwa
www www