Home >  Berita >  Politik

Ingin Indonesia Tetap Kondusif, BURT DPR: Wartawan harus Ciptakan Berita Positif

Ingin Indonesia Tetap Kondusif, BURT DPR: Wartawan harus Ciptakan Berita Positif
Wakil Ketua BURT DPR RI, Hj. Novita Wijayanti. (istimewa)
Sabtu, 30 November 2019 01:50 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BOGOR - Peran media dalam menjaga kestabilan ekonomi, politik dan kedamaian di Indonesia tidak bisa dianggap enteng.Melalui pemberitaan media baik cetak, online dan televisi, Indonesia bisa menjadi negara yang maju, dan bisa juga menjadi negara yang mundur. Segala macam pemberitaan media, bisa mengubah pandangan masyarakat di seluruh penjuru tanah air.

Untuk itulah, wartawan diharapkan bisa menciptakan susasan kondusif di negara ini dengan menciptakan dan memberikan informasi yang positif terhadap masyarakat. Hal demikian, diungkapkan Wakil Ketua BURT DPR RI, Hj. Novita Wijayanti saat membuka kegiatan Press Gatering Koordinatoriat Wartawan Parlemen dengan Kesekjenan DPR di Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/11/2019) malam.

"Harapan saya, mari sama-sama kita memberikan berita-berita atau informasi yang baik. Meskipun kadang-kadang ada juga informasi yang sedikit negatif. Tapi ya saya minta tolong, bagaimana agar kondisi Indonesia ini ke depan bisa lebih baik," ujarnya.

Ads
Karena semua informasi tentang Parlemen, dari kegiatan fraksi, komisi, maupun kedewanan kata dia, masyakarat perlu mengetahui secara rinci.

"Terlebih masyarakat di daerah yang terkadang hanya bisa melihat dan mengetahui informasi dari media, tidak bisa datang langsung ke DPR. Dengan menyajikan pemberitaan yang baik, positif, maka kepercayaan masyarakat terhadap parlemen juga akan meningkat," harapnya.

"Jadi harapan kami sebagai legislatif , saya mewakili bukan hanya BURT saja, tetapi juga 575 Anggota DPR RI yang ada, agar teman-teman media bisa memberikan informasi kepada masyarakat dengan pemberitaan yang baik, berita yang positif, apalagi ada keinginan besar kita bersama untuk menciptakan parlemen moderen," tandasnya.

Dengan adanya kegiatan Press Gathering ini kata Dia, bisa digunakan sebagai ajang silaturahmi, diskusi, tukar pikiran dan sekaligus sebagai ajang menyampaikan aspirasi. "Untuk itu saya ingin, kegiatan ini bisa sering-sering diadakan. Apa yang menjadi unek-unek dan harapan media juga bisa kita dengar, bisa kita carikan solusi bersama," imbaunya.

"Ekonomi di Indonesia itu akan lebih baik lagi jika semua bisa bersinergi, saling bertukar pikiran serta ide, termasuk juga peran para awak media. Karena hal ini bukan hanya tanggung jawab legislatif dan yudikatif saja, tapi semua komponen bangsa harus terlibat," pungkasnya.***

www www