Bupati Cek Mad Tinjau Progres Pembangunan RS Pratama di Lhoksukon

Bupati Cek Mad Tinjau Progres Pembangunan RS Pratama di Lhoksukon
Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib didampingi Kabag Humas Setdakab Andree Prayuda, SSTP, MAP disela-sela kunjungan ke lokasi pembangunan RS Pratama, Senin (25/11).
Senin, 25 November 2019 20:46 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib didampingi oleh Kepala Kejari setempat Pipuk Firman Priyadi SH meninjau progres pembangunan Rumah Sakit Pratama milik Pemkab yang berlokasi di Gampong Alue Mudem, Kecamatan Lhoksukon, Senin (25/11).

Pembangunan Rumah Sakit Pratama tersebut merupakan salah satu prioritas dan program strategis yang telah tertuang dalam RPJM Pemkab Aceh Utara.

"Aceh Utara ini sangat luas, rumah sakit yang ada sekarang berada di wilayah Kota Lhokseumawe. Kita butuh rumah sakit di wilayah timur Aceh Utara," kata Bupati Cek Mad.

Cek Mad mengatakan selama ini masyarakat di wilayah timur Aceh Utara cukup kepayahan saat berobat ke rumah sakit, karena lokasinya cukup jauh. Misalnya saja, masyarakat yang berasal dari Kecamatan Langkahan harus ke rumah sakit di Lhokseumawe.

Ads
"Kalau ibu yang hendak melahirkan, bisa-bisa melahirkan di jalan karena jauhnya jarak tempuh dari Langkahan ke Lhokseumawe," ujar Cek Mad lagi.

Untuk mengoperasikan Rumah Sakit Pratama ini nantinya, lanjut Cek Mad, memang akan terasa berat bagi pemerintah daerah, akan tetapi bagaimana pun hal ini harus dilakukan dan diupayakan karena merupakan kebutuhan paling urgen bagi masyarakat Aceh Utara.

"Memang berat, tapi harus kita lakukan, karena ini adalah kebutuhan masyarakat. RS Pratama Lhoksukon ini akan segera berjalan setelah pembangunannya selesai dan dilanjutkan dengan pengadaan sarana dan prasarana medis. Untuk itu, kita sangat mengharapkan skedul penyelesaian pembangunannya tidak sampai molor. Harus tepat waktu, ini hadiah dari (pemerintah) pusat untuk kita," ucap dia lagi.

Sementara PPK Pembangunan Rumah Sakit Pratama Kabupaten Aceh Utara, Kusairi Ibrahim, ST, MSM, mengatakan pembangunan RS tersebut menggunakan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp40,2 miliar.

"Progres penyelesaiannya hingga hari ini, 25 Nov 2019, sekitar 75 persen. RS ini dibangun di atas areal seluas 8 hektar, dengan luas bangunan yang sedang dikerjakan sekitar 5.000 meter persegi," kata Kusairi didampingi Kabag Humas Setdakab Aceh Utara Andree Prayuda, SSTP, MAP.

Kusairi juga menyebutkan rekanan pelaksana adalah PT Murfido di bawah konsultansi CV Citra Konsultant.

"Kami yakin pembangunannya akan selesai sesuai dengan skedul yang ada dalam kontrak. Kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati dan Kepala Kajari yang telah meninjau langsung ke lapangan, sehingga menambah motivasi bagi kami dan rekanan untuk memacu pembangunan Rumah Sakit ini," ujar Kusairi lagi.

Sebagaimana diketahui, Pemkab Aceh Utara selama ini telah memiliki satu unit Rumah Sakit yaitu RSUD Cut Meutia yang terletak di Jalan Medan-Banda Aceh kawasan Buket Rata, Kota Lhokseumawe.[]
Editor : Rio
Kategori : Pemerintahan, Aceh Utara
www www