Home >  Berita >  Umum

Kombes Bhirawa Dimutasi ke Mabes Polri, Dirlantas Polda Riau Diganti Kombes Pringadi

Kombes Bhirawa Dimutasi ke Mabes Polri, Dirlantas Polda Riau Diganti Kombes Pringadi
Ilustrasi.
Jum'at, 08 November 2019 21:01 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melakukan mutasi dan rotasi jabatan perwira menengah dan perwira tinggi Polri.Mutasi ini merupakan yang pertama dilakukan Idham sejak menjabat pada Jumat (1/11/2019) lalu.

Mutasi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/3019/XI/KEP./2019 dan ST/3020/XI/KEP./2019 tertanggal 8 November 2019. Surat Telegram ditandatangani Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen Pol Eko Indra Heri S atas nama Kapolri. Secara keseluruhan terdapat 206 pamen dan pati yang dimutasi kali ini.

Salah satu yang dimutasi oleh Kapolri adalah Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Bhirawa Braja Paksa yang menempati jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Madya bidang Kamsel Korlantas Mabes Polri.

Ads
Sementara sebagai penggantinya, adalah Kombes Pol Pringadi Supardjan yang sebelumnya menjabat sebagai Dirlantas Polda NTT.

Sementara untuk jajaran pati, salah satu yang dimutasi yakni Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Firli Bahuri. Firli mendapatkan promosi sebagai Kabaharkam Polri, menggantikan Komjen Pol Condro Kirono yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkanm Polri.

Dengan promosi ini, Firli akan naik pangkat menjadi jenderal bintang tiga alias komisaris jenderal (komjen) polisi. Firli juga dipastikan tidak akan lama mengisi jabatan ini. Sebab, dia telah resmi terpilih sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

Pada Desember mendatang, Firli dan pimpinan KPK lainnya akan dilantik Presiden Joko Widodo. Dengan demikian, Firli hanya akan menjabat sekitar satu bulan sebagai Kabaharkam.

Pati lain yang turut mendapatkan promosi yakni Irjen Pol Muktiono. Korsahli Kapolri ini diberi kepercayaan Idham Azis menjadi Kapolda Kalimantan Timur. Dia akan menggantikan Irjen Pol Priyo Widyanto yang digeser sebagai Kapolda Sumsel.

"Dimohon kepada jenderal agar memerintahkan para pamen/pati tersebut segera melaksanakan tugas yang baru paling lambat 14 hari mulai tanggal ditetapkan keputusan mutasi tersebut," kata Eko Indra, dikutip dari Surat Telegram tersebut, Jumat (8/11/2019). ***

Kategori : Umum, Peristiwa
www www