BPOM Inspeksi Makanan dan Kosmetik Ilegal di Aceh Utara

BPOM Inspeksi Makanan dan Kosmetik Ilegal di Aceh Utara
Kepala BPOM Aceh saat menyerahkan bantuan kepada yayasan panti asuhan Raudhatul Jannah di Gampong Paya Dua Uram, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara saat melakukan inspeksi, Rabu (6/11/2019). ©2019 GOACEH/Jamaluddin Idris
Rabu, 06 November 2019 21:47 WIB
LHOKSUKON — Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Aceh melakukan pengawasan terhadap makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetik di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Rabu (6/11/2019).

Salah satu titik yang dikunjungi BPOM Aceh yakni wilayah Kecamatan Seunuddon. Petugas BPOM menginspeksi langsung jenis makanan dan obat-obatan yang dijual di kawasan itu. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala BPOM Aceh Drs. Zulkifli, Apt.

Zulkifli mengatakan, lokasi pertama yang dikunjungi di Seunuddon adalah Yayasan Panti Asuhan Raudhatul Jannah yang terletak di Gampong Paya Dua Uram. Setelah itu pihaknya mengunjungi beberapa tempat penjualan di kawasan pusat perbelanjaan Seunuddon.

"Di Yayasan itu kita menyebarkan Informasi tentang seputar makanan, minuman, obat-obatan dan penggunaan kosmetik yang berbahaya. Kita mengharapkan kepada pihak sekolah ataupun pihak yayasan agar dapat mengawasi makanan yang dijual kepada anak-anak," ujar Zulkifli.

Ads
Zulkifli mengatakan, dalam kunjungan tersebut pihaknya turut menyerahkan bantuan kepada yayasan panti asuhan Raudhatul Jannah berupa air mineral, susu, mie instan dan beberapa jenis makanan lainnya.

"Di kawasan Keude Seunuddon kita juga mengambil sampel mie kilo mentah yang dijual dan dites langsung di laboratorium yang ada di mobil. Mie kilo mentah itu mengandung boraks dan formalin. Mie kilo ini tidak ada izin BPOM dan belum bisa dikatakan makanan sehat. Kalau mie instan ada izin," katanya lagi.

Dia berharap masyarakat untuk tetap mewaspadai makanan, minuman atau obat-obatan bahkan kosmetik yang beredar di pasaran untuk kesehatan tubuh. Begitu juga menyangkut penggunaan kosmetik ilegal (tanpa izin BPOM) yang dapat membuat kerusakan pada kulit.[]
Editor : Jamaluddin Idris
Kategori : GoNews Group, Umum, Aceh Utara
www www