Soal Bau Septic Tank saat Pelantikan Jokowi, Sekjen DPR: Sedang Proses Perbaikan

Soal Bau Septic Tank saat Pelantikan Jokowi, Sekjen DPR: Sedang Proses Perbaikan
Petugas sedang bekerja memperbaiki Toilet di Gedung DPR. (Istimewa)
Senin, 21 Oktober 2019 20:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sempat dituding permalukan Puan Maharani sebagai Ketua DPR atas insiden memalukan jebolnya toilet Pria di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Sekjen DPR Indra Iskandar berikan klarifikasi.Menurutnya, saat ini toilet pria di Gedung Nusantara III DPR sedang dalam proses perbaikan. "Itu kan semua sedang dalam proses perbaikan," ujarnya saat dikonfirmasi GoNews.co, Senin (21/10/2019) sembari mengirimkan beberapa foto pekerja yang sedang memperbaiki toilet tersebut.

"Dari Foto nya ini kan jelas ya," tambahnya.

Namun demikian Ia tak menyanggah tudingan bahwa insiden bau Septic Tank yang merebak sampai ke Media Center pada pelantikan Presiden telah mempermalukan Puan Maharani sebagai Ketua DPR.

Ads
Pengamat politik dan anggaran Uchok Sky Khadafi menilai kinerja Sekjen DPR RI, Indra Iskandar bikin citra DPR hancur. Sebab mengurus toilet saja Sekjen DPR tidak becus.

"Memalukan! Sekjen DPR RI memelihara toilet saja nggak bisa, malu-maluin Ketua DPR baru," kata Uchok.

Uchok pun meragukan Sekjen DPR RI bisa mengurusi keperluan Ketua DPR RI, Puan Maharani jika mengurus soal toilet saja tidak becus. "Kalau nggak bisa urus toilet, Sekjen bagaimana mau urus putri Puan Maharani," kata Uchok.

Aroma tidak sedap (Bau Septic Tank) dari toilet pria, yang terletak di samping ruang media center DPR RI, masih terasa hingga hari ini, Senin (21/10/2019).

Saat ini, toilet tersebut sedang tidak dapat dipergunakan. Air rembesan yang sempat membasahi ruang media center sudah tidak terjadi lagi. Namun baunya masih tersisa meski sudah dibersihkan petugas.

"Baunya masih. Toilet lagi nggak bisa dipergunakan. Jadi jauh kalau mau buang air," kata seorang petugas bersih-bersih di ruang media center.

Dari pantauan GoNews.co, toilet sumber petaka pada pelantikan Presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin Minggu (20/10/2019) kemarin, masih ditutup alakadarnya dengan dua pot bunga dan satu standing banner.

Pintu topilet bahkan tidak dikunci sama sekali. Rusaknya toilet tersebut juga menyulitkan para pegawai dan wartawan khususnya laki-laki yang ingin buang air kecil.

Hal ini diungkapkan wartawan Jurnas.com, Marlens Sitompul, yang mengaku kesulitan saat ingin membuang air kecil. "Jauh mas, harus ke Nusantara II atau ke Nusantara IV, kadang kita sudah kebelet harus mutar jauh," ujarnya.

Sebelumnya, kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak Kesekjenan DPR untuk diperbaiki. Hal ini diungkapkan seorang petugas bersih-bersih di ruang media center. "Sudah kita laporkan sejak Jumat lalu," tandasnya.

Untuk diketahui, pada saat pelantikan presiden - wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, ruang media center Gedung Nusantara III Dewan Perwakilan Rakyat diterpa bau tak sedap.

Bau tersebut berasal dari rembesan air dari toilet pria, yang terletak di samping ruang media center. Bau itu sudah tercium sejak sekitar pukul 10.00 WIB, Ahad, 20 Oktober 2019. Sejumlah petugas tampak mengepel lantai yang terkena rembesan air itu. Namun, bau tak kunjung hilang hingga menjelang pukul 15.00 WIB. Aroma tak enak itu sempat hilang, tapi kembali meruap.

Bau menyengat dan rembesan air itu berasal dari sebuah toilet yang jebol hingga air septic tank meluap ke luar. "Harus ditutup (toiletnya), kalau enggak keluar-keluar lagi," kata petugas tersebut.

Para awak media dari dalam dan luar negeri yang berada di dalam ruangan pun memasang masker penutup hidung. Beberapa lainnya memilih ke luar ruangan.***

www www