Home >  Berita >  Pendidikan

UAS Sebut Sejumlah Seniornya Alumni Al Azhar Juga Mundur dari PNS, Termasuk Ketua MUI Sumbar

UAS Sebut Sejumlah Seniornya Alumni Al Azhar Juga Mundur dari PNS, Termasuk Ketua MUI Sumbar
Ustaz Abdul Somad. (dok)
Jum'at, 18 Oktober 2019 05:06 WIB
JAKARTA - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengundurkan diri sebagai dosen pegawai negeri sipil (PNS) di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.Dikutip dari republika.co.id, UAS mengatakan, alasan utamanya melepaskan status PNS adalah karena kesibukannya di luar kampus.

Dalam satu hari, kata UAS, tidak jarang dirinya harus memenuhi berbagai janji mengisi ceramah-ceramah sesuai jadwal. Padahal, seperti diketahui, seorang dosen PNS memiliki kewajiban harian yang tidak bisa ditunda-tunda atau diwakilkan kepada orang lain.

''Karena presensi di UIN (Sultan Syarif Kasim) wajib ada di kantor dari Senin hingga Jumat. Dari pukul 08.00 pagi hingga 04.00 sore. Saya khawatir, tidak dapat melaksanakan tugas. Maka dari itu, mengundurkan diri dari PNS,'' ujar UAS saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (15/10) malam.

Ads
Peraih anugerah Tokoh Perubahan Republika 2017 itu mengakui padatnya agenda safari dakwah yang harus dihadirinya. Sebagai contoh, hingga 2021 mendatang, jadwal tausiyah UAS sudah penuh. Lokasi dakwah pun tersebar luas, baik di dalam maupun luar negeri.

Namun, UAS enggan mengaitkan keputusannya tersebut dengan isu adanya tekanan-tekanan. Dia menuturkan, beberapa sahabatnya juga melakukan hal yang serupa, yakni menarik diri dari status PNS karena padatnya agenda dakwah di tengah masyarakat.

''Keluar dari PNS, sesuatu yang biasa. Ini juga dilakukan senior-senior saya, alumni Al-Azhar. Seperti, Ustaz Gusrizal Gazahar (Ketua MUI Sumbar-red), Beliau mundur dari PNS UIN Padang. Ustaz Fadil Rahmi, keluar dari Kemenag (Kementerian Agama) Aceh. Ustaz Irawan Taqwa keluar dari Kemenag Sumatera Selatan,'' tutur dia.

Meskipun tak lagi berstatus pegawai negeri, UAS menegaskan, dirinya tetap terus berupaya menebar maslahat bagi bangsa dan negara, khususnya umat Islam. ''Sebab, pengabdian pada umat dan negara tanpa batas,'' simpul alumnus S-2 Darul Hadis Maroko itu.***

Editor : hasan b
Sumber : republika.co.id
Kategori : Pendidikan
www www