Mau Sampaikan Permohonan Maaf, La Nyalla Inging Bertemu Prabowo

Mau Sampaikan Permohonan Maaf, La Nyalla Inging Bertemu Prabowo
Jum'at, 11 Oktober 2019 15:52 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti mengungkapkan niatnya untuk bisa bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Keinginan tersebut telah dia sampaikan kepada Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat pelantikan pimpinan MPR, 3 Oktober lalu."Tinggal satu utang saya, saya ingin bertemu Pak Prabowo, mau minta maaf," kata La Nyalla seperti dilansir GoNews.co dari Tim Blak-blakan detikcom.

Ia mengaku pernah bersitegang dengan Prabowo terkait keinginannya mendapatkan rekomendasi menjadi calon Gubernur Jawa Timur. Tapi Prabowo rupanya kurang berkenan. Akibatnya, Ketua Pemuda Pancasila Jawa Timur itu marah. Pada Januari 2018, dia menuding bahwa rekomendasi tak diberikan karena dirinya tak memberikan sejumlah uang yang disyaratkan.

"Iya, dulu saya memang pernah bikin ribut tapi itu emosional saja," kata La Nyalla seraya mengisyaratkan agar isu tersebut tak diungkit-ungkit lagi. Sebab, kata dia, Tuhan ternyata punya rencana lain yang lebih baik untuk dirinya.

Berkat tak mendapatkan rekomendasi untuk ikut pemilihan gubernur, akhirnya lelaki kelahiran 10 Mei 1959 itu banting setir mencalonkan diri sebagai anggota DPD. Dia meraih suara terbanyak kedua di Jawa Timur dengan jumlah 2,2 juta dukungan. Tak cuma itu, dia juga terpilih menjadi Ketua DPD 2019-2024.

"Semua itu sudah ada ketentuannya dari Allah. Ada takdirnya dan rezeki orang itu tak akan tertukar," ujarnya.

Saat ditanya apa yang akan disampaikan kepada Prabowo selain meminta maaf, La Nyalla menyatakan pertemuannya kelak sebagai ajang pembuktian kepada Prabowo. "Saya ingin buktikan kepada Pak Prabowo bahwa saya bisa jadi orang tanpa harus melalui partai," ujarnya.

Pada bagian lain, Ketua Kadin Jawa Timur yang juga pernah memimpin PSSI itu juga mengungkapkan masa lalunya yang pahit. Termasuk dirinya yang kerap dicitrakan sebagai preman dan suka main dukun guna meraih berbagai jabatan.

La Nyalla Mahmud Mattalitti mengaku dirinya memang akrab dengan dunia premanisme. Toh begitu, bukan berarti dia suka bersikap dan bertindak ala preman dalam meniti kariernya. Sebaliknya, ia dekat dengan kalangan preman justru untuk menyadarkan dan membina mereka ke arah kehidupan yang lebih baik.***
Ads
Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Detik.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik
www www