Home >  Berita >  Interaksi

Seorang Anak Yatim di Indra Makmur Putus Sekolah Karena Faktor Ekonomi, Begini Keluh Kesah Ibunya

Seorang Anak Yatim di Indra Makmur Putus Sekolah Karena Faktor Ekonomi, Begini Keluh Kesah Ibunya
Ketua Lembaga Acheh Future, Razali Yusuf saat bersama Susi Handayani (tengah). ©2019 GOACEH.CO/DOK LEMBAGA ACHEH FUTURE
Selasa, 08 Oktober 2019 22:25 WIB
Penulis: Rio Jamal
ACEH TIMUR — Susi Handayani memiliki cita-cita untuk menjadi guru pengajian di dayah (Pesantren). Susi merupakan seorang remaja perempuan yang berusia 14 tahun asal Dusun Ujoeng Blang, Gampong Persiapan Jambo Leubok, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur.

Ayah Susi Handayani, Syamidi B Abusyamsyah, telah meninggal dunia sejak tahun 2016 lalu. Kepergian Syamidi meninggalkan seorang istri Nurhayati dan tiga anaknya yaitu Juniar (25), Ambri Masjidan (19) dan Susi Handayani (14).

Anak pertama Nurhayati, Juniar, telah berumah tangga dan kini tinggal di Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, kabupaten setempat. Karena tidak memiliki rumah, Nurhayati bersama Susi dan Ambri kini tinggal di rumah Juniar untuk sementara waktu.

Nurhayati mengatakan, kehidupannya saat ini sangat miris dan memperihatinkan. Jangankan untuk membangun rumah, untuk menyekolahkan anaknya saja sangat sulit. Rumah sebelumnya yang mereka tempati di Gampong Persiapan Jambo Leubok merupakan rumah milik orang dan sudah dipakai kembali pemiliknya.

Ads
"Sebelumnya saya bekerja sebagai babu tukang cuci pakaian di Banda Aceh untuk kebutuhan sehari-hari anak saya. Sekarang tinggal di rumah anak saya untuk sementara sebagai persinggahan. Saya tau kondisi ekonomi anak saya juga sama seperti saya," kata Nurhayati.

Nurhayati menyampaikan hal itu saat dikunjungi oleh Ketua Lembaga Acheh Future, Razali Yusuf, belum lama ini. Acheh Future adalah lembaga yang bergerak di bidang sosial.

Dalam rangka Acheh Future Peduli, Razali Yusuf berinisiatif membantu Susi Handayani untuk mewujudkan cita-citanya. Susi diantar oleh tim Acheh Future untuk mondok di Dayah Baitul Huda Al Aziziyah yang beralamat di Desa Paya Naden, Kecamatan Madat.

"Insyaallah kita akan berupaya membantu fasilitas untuk adik Susi Handayani. Dalam hal ini kita turut prihatin dengan kondisi yang dialaminya saat ini. Kita berdoa semoga cita-cita Susi menjadi guru ngaji terwujud," kata Razali Yusuf.

Razali Yusuf menuturkan, pihaknya selama ini juga sering membantu santri-santri pesantren yang benar-benar kurang mampu untuk diberikan fasilitas berupa kitab bantuan dari para donasi yang disalurkan melalui lembaganya.[]
Kategori : Interaksi, Aceh Timur
www www