Home >  Berita >  Lhokseumawe

Mahasiswa Aceh Minta Presiden Segera Cabut RUU KPK dan RUU KUHP

Mahasiswa Aceh Minta Presiden Segera Cabut RUU KPK dan RUU KUHP
Mahasiswa saat menggelar aksi damai di Gedung DPRK Kota Lhokseumawe, Selasa (24/9/2019). COPYRIGHT ©2019 GOACEH.CO/IST
Selasa, 24 September 2019 20:46 WIB
Penulis: Rio Jamal
LHOKSEUMAWE — Mahasiswa Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pasee (AMP) menuntut Presiden RI Joko Widodo untuk mengkaji ulang UU tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) versi revisi yang telah disahkan DPR dan RUU KUHP.

Tuntutan tersebut disampaikan para mahasiswa dalam aksi damai yang digelar di komplek gedung DPRK Lhokseumawe, Selasa (24/9/2019). Aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian itu berjalan lancar.

Dalam aksinya, para mahasiswa turut membentangkan spanduk dan poster berisi pesan-pesan tentang kecaman terhadap DPR RI untuk meminta revisi UU KPK dan RUU KUHP dikaji ulang sebelum diambil keputusan.

Mahasiswa mendesak DPR RI untuk tidak melemahkan KPK dengan RUU KPK yang baru dan tidak mengkebiri demokrasi dengan RUU KUHP. Kedua persoalan itu harus dipertimbangkan lebih mendalam.

Ads
"Mahasiswa menuntut Presiden agar mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (PERPPU) untuk mencabut UU KPK yang baru, kemudian menuntut pemerintah Jokowi bertanggungjawab atas bencana asap dan segera menanggulangi permasalahan tersebut," kata Koordinator aksi, Arisky RM.

Aksi itu disambut baik oleh pimpinan DPRK Lhokseumawe. Dalam sambutannya, pimpinan DPRK berjanji akan menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada DPR Aceh dan DPR RI. Setelah itu mahasiswa menyerahkan petisinya kepada pimpinan DPRK dan membubarkan diri masing-masing.

Setelah membubarkan diri, para mahasiswa kemudian beranjak menuju DPRK Aceh Utara untuk menggelar aksi dengan menyampaikan tuntutan yang sama. Aksi itu berjalan tertib dan aman.[]
Kategori : Lhokseumawe, Umum
www www