Dianggap Bikin Bencana, Duo Semangka Diboikot di Subang

Dianggap Bikin Bencana, Duo Semangka Diboikot di Subang
Duo Semangka. (Detik.com)
Kamis, 22 Agustus 2019 12:48 WIB
JAKARTA - Punya goyangan seksi membuat Duo Semangka panen cibiran. Bahkan mereka juga alami pemboikotan.Clara, salah satu personel Duo Semangka, mengaku diboikot saat ingin manggung di Subang, Jawa Barat, belum lama ini. Ia dan Variola mengaku sudah siap bernyanyi, tapi dilarang.

Namun setelah melakukan negosiasi, mereka akhirnya bisa naik panggung. Duo Semangka merasa bersyukur masih diberi kesempatan.

"Ada oknum lah, nggak mau Duo Semangka tampil," ujar Clara.

Bukan hanya itu, Duo Semangka juga pernah menghadapi omelan emak-emak. Saat itu, mereka sedang on air di sebuah radio di Subang.

Tiba-tiba saja ada pendengar radio itu yang menghubungi dan memarahi mereka. Duo Semangka mengaku kaget dengan hal tersebut.

"'Nggak usah datang di Subang. Bikin bencana,' katanya gitu. Kita kaget, terus penyiarnya yang ambil alih. Down banget langsung," aku Clara.

Duo Semangka mengatakan punya goyangan baru yang dinamakan Pudar (putar dada). Clara dan Variola mengaku goyangan itu diciptakan untuk memberikan semangat.

Salah satu langganan semangatnya adalah petugas keamanan apartemen mereka. Setiap bertemu, Duo Semangka selalu menyampaikan semangat itu.

"Dia bilang, 'Eh, Duo Semangka, semangat kakak!' Terus dia bilang, 'Pudarnya mana?' gitu," ujar Clara.

"Jadi kita kasih semangat gitu ke security," timpal Variola.

Oleh karena itu, Duo Semangka menolak jika goyangannya selalu dicap negatif. Menurut mereka cara tersebut memang bisa memberikan hal positif.

"Jadi jangan disalah artikan. Nggak selamanya goyangan kita itu kan menghadirkan hal-hal yang negatif. Kan semangat jadinya orang-orang. Jadi goyang pemersatu bangsa," kata Variola. ***
Ads
Editor:Azhari Nasution
Sumber:detik.com
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa
wwwwww