Home >  Berita >  Umum

Masuk Desa, Stan BPJS di Serbu Warga

Masuk Desa, Stan BPJS di Serbu Warga
Rabu, 07 Agustus 2019 20:46 WIB
LHOKSEUMAWE - BPJS Kesehatan secara konsisten dan kontinu berupaya memastikan seluruh masyarakat indonesia telah menjadi bagian dar pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Salah satunya dengan cara gencar melakukan jemput bola peserta dan pemberian informasi langsung ke tengah-tengah pemukiman warga.

Seperti halnya yang dilakukan BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten Bireuen di Desa Pante Ranub Kec. Jangka, Kab. Bireuen pada Selasa (06/08) siang lalu. BPJS Kesehatan mendirikan loket stand booth yang diperuntukkan sebagai loket layanan administrasi kepesertaan JKN-KIS. Diantaranya pelayanan pendaftaran peserta baru serta pemberian informasi administrasi kepesertaan lainnya.

Banyak warga Desa Pante Ranub yang berdatangan menyerbu loket layanan yang didirikan di menasah desa sejak dibuka pukul 09.00 WIB tersebut.

"Hampir empat ratusan peserta datang ke (stand booth) ini, masyarakat sangat-sangat antusias untuk datang mendaftarkan keluarganya yang belum memiliki kartu serta menanyakan informasi seputar JKN-KIS miliknya," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe melalui Staf Perluasan Peserta dan Kepatuhan Kabupaten Bireuen, Muhammad.

Ads
Muhammad pun mengatakan, hal ini dapat terlaksana dengan baik karena bantuan dari perangkat desa, puskesmas dan dinas kesehatan setempat yang sangat proaktif mendorong masyarakatnya agar lebih paham aturan main Program JKN-KIS.

Disamping itu, kepala Desa Pante Ranub Jamaluddin menyampaikan apresisasi kepada petugas BPJS Kesehatan yang telah bersedia mengunjungi dan membuka loket layanan di desanya. "Alhamdulillah sudah mau datang, jadi disini kita juga bisa mendata kembali masyarakat yang belum terdaftar atau masyarakat mana yang kartunya sudah tidak aktif," ujar Jamaluddin.

Jamaluddin pun mengatakan bahwa kepesertaan Program JKN KIS menjadi salah satu indikator keluarga sehat. "Kalau ada kartu ini (JKN-KIS-red), berarti keluarga itu sudah sehat karena sudah gampang berobat ke puskesmas atau rumah sakit, tidak berlama-lama sakit dirumah, bisa langsung mengakses pengobatan gratis tanpa dipungut biaya," kata Jamaluddin.

Dilain pihak, Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen pun sangat mendukung stan BPJS Kesehatan yang berkunjung ke desa-desa. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bireuen, Amir Addani menuturkan bahwa Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan selaras dengan visi dan misi Dinas Kesehatan Bireuen dalam rangka memastikan semua penduduknya terdaftar dalam JKN-KIS.

"Targetnya semua masyarakat Bireuen harus punya kartu JKN-KIS di tahun 2019 ini, karena itu merupakan salah satu indikator dari 12 indokator kesehatan keluarga dlm PIS-PK (Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga)," ujar Amir.

Sebelumnya juga Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen telah membantu memobilisasi jajaran puskesmas setempat untuk berpartisipasi aktif dalam kunjungan-kunjungan BPJS Kesehatan ke desa-desa. "Jajaran kesehatan setempat harus ikut partisipasi, karena ini untuk kesehatan masyarakat kita semua," tutup Amir.[]
Editor : JML
Kategori : Umum, Aceh
www www