Home > Berita > Umum

Sosialisasi Perbup Aceh Timur Tentang Stunting

Sosialisasi Perbup Aceh Timur Tentang Stunting
Senin, 08 Juli 2019 18:43 WIB
IDI - Bupati Aceh Timur melalui Asisten II Usman A Rachman membuka Sosialisasi Stunting yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Timur di Aula RS Graha Bunda, Senin (8/7/2019).

Narasumber pada sosialisasi tersebut dosen Poltekkes Provinsi Alfriedyah SKM, MMKes. menyebutkan sebutkan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita disebabkan kekurangan gizi kronis yang menimbulkan anak terlalu pendek pada usianya. Gagal tumbuh anak dalam jangka panjang berdampak pada penurunan tingkat kecerdasan pada anak yang akan berlanjut hingga dewasa.

Usman A Rachman menyampaikan stunting mengakibatkan rentan terserang penyakit, menurunkan produktivitas serta dalam jangka panjang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan.

Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA.PSD) dan juga sebagai Koordinator Tenaga Ahli P3MD Aceh Timur Yusmiadi, SE yg biasa disapa Abu Yus mengatakan Pendamping P3MD juga bagian dari unsur Pencegahan Stunting.Pendamping Desa terus mengadvokasi agar bisa menganggarkan Dana Desa lebih besar ke Bidang Kesehatan agar pencegahan Stunting dpt dgn mudah kita lakukan.

Ads
Sesuai Permendesa dan PDTT RI, nomor 16 tahun 2018 tentang prioritas penggunaan dana desa utk Pelayanan Sosial Dasar.

Dlm wkt dekat ini P3MD bersama Tim Inovasi Kabupaten Aceh Timur akan melaksanakan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia yg diikuti oleh KPM dan Aparatur Gampong dan juga PD PLD seluruh Aceh Timur yg berjumlah hampir 1.300 peserta dan kita pusatkan di kec masing-masing.

Alfriedyah menjelaskan, stunting harus ditangani secara multi-sektor, melalui program perbaikan gizi ibu dan anak. Melaksanakan pendekatan yaitu perbaikan gizi sensitif melalui ketersediaan air bersih, ketahanan pangan dan gizi, KB, jaminan kesehatan masyarakat dan pengentasan kemiskinan serta perbaikan gizi spesifik yaitu pebaikan gizi pada remaja puteri (usia reproduktif), ibu hamil dan persalinan, ibu menyusui dan bayi 0-23 bulan.

Dia menyampaikan bagi para Kepala Puskesmas dan para petugas agar mensosialisasikan stunting kepada masyarakat baik secara langsung maupun melaui spanduk agar masyarakat memahaminya ujar dosen tersebut.[Rilis]
Editor:JML
Kategori:Umum, Aceh Timur
wwwwww