Musornaslub KONI

KONI Jatim Tolak Calon Tunggal

KONI Jatim Tolak Calon Tunggal
Rabu, 26 Juni 2019 19:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Ketua Umum KONI Jawa Timur, H. La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan ajang pemilihan Ketua KONI Pusat periode 2019-2023, hendaknya terbuka kepada siapa pun bagi Calon Ketua Umum (Caketum) yang akan ikut meramaikan ajang ini dan harus mendengarkan aspirasi para anggotanya.

aspirasi para anggotanya.

"Jangan jadi belenggu dengan menerapkan syarat-syarat yg memberatkan para Caketum yang akan mencalonkan diri. Jika ada lebih dari satu calon biarkan bertanding dengan sportif. Jangan ada upaya pengkondisian hanya satu calon saja. Degarkan aspirasi para anggotanya," kata La Nyalla Mattalitti ketika dihubungi melalui telepon kepada RRI, Rabu(26/6/2019).

Dikatakan, jika nantinya Munas hanya diikuti oleh satu calon saja, maka dikhawatirkan muncul sikap otoriter bagi calon yang terpilih secara aklamasi.

Ads
"Maka dari itu fungsi dari Tim Penjaringan dan Penyaringan juga harus bersikap lebih fair. Mereka tugasnya bukan menyeleksi calon tapi hanya merekomendasikan calon untuk kemudian diserahkan kepada Pleno dalam Munas nanti. Jadi yang memutuskan calon itu berhak atau tidak untuk maju adalah melalui Pleno bukan oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan yang dibentuk KONI Pusat," ungkapnya lagi.

Berdasarkan peraturan pemilihan yang berlaku, untuk bisa maju sebagai calon Ketua Umum KONI Pusat pada Musornaslub nanti, setiap kandidat harus didukung minimal oleh 21 induk cabor dan 10 Konida yang merupakan anggota pemilik hak suara (voters) KONI Pusat.

Dari hasil penjaringan dan penyaringan dua bakal calon yang telah menyerahkan berkas persyaratan, kata Amir Karyatin, mantan Ketua Umum PB TI, Marciano menempati peringkat teratas di atas Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Muddai Madang.

"Pak Marciano mendapat dukungan di atas 10 KONI Provinsi sedangkan pak Muddai Madang di bawah 10 KONI Provinsi. Sedangkan dukungan induk organisasi (PB/PP) keduanya di atas persyaratan 21 PP/PP yang ditentukan," kata Ketua TPP, Amir Karyatin.

Lantas bagaimana dengan posisi Muddai Madang yang tidak memenuhi persyaratan dan terancam tidak bisa maju dalam Musornaslub? "Ya, kalau berbicara aturan yang telah diamanatkan Rapat Anggota kepada KONI Pusat benar itu, karena syarat dukungan KONI Provinsi tidak dapat dipenuhi Muddai Madang," katanya.

Informasi yang diterima Marciano Norman mendapat dukungan 26 KONI Provinsi sedangkan Muddai hanya kebagian 8 KONI Provinsi. "Proses dan hasil kerja TPP akan disampaikan lengkap di Musornaslub melalui pimpinan sidang untuk disyahkan dan ditetapkan. Bagi yang memenuhi syarat tentunya disyahkan sebagai calon Ketum dan wajib menyampaikan visi dan misi dan selanjutnya dipilih," kata Sekretaris Tim Penjaringan dan Penyaringan bakal calon Ketua Umum KONI Pusat 2019-2023, Eman Sumusi. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga
www www