Home >  Berita >  Aceh Timur

[RILIS] Gara-Gara SK TPG, Sekitar 60 Desa di Atim Belum Cairkan DD

[RILIS] Gara-Gara SK TPG, Sekitar 60 Desa di Atim Belum Cairkan DD
Minggu, 23 Juni 2019 19:31 WIB
IDI - Tidak kurang dari 60 desa yang tersebar disejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Timur, belum mencairan Dana Desa (DD) Tahap I Tahun 2019. Padahal memasuki bulan Maret - Juni sudah memasuki pencairan DD Tahap II.

"Lebih 60 desa belum mencairkan DD Tahap I. Padahal saat ini sudah memasuki bulan terakhir pencairan DD Tahap II. Kondisi ini tentu akan berpengaruhi terhadap berbagai kegiatan di desa, baik fisik atau belanja lainnya," kata Koordinator Tenaga Ahli P3MD Aceh Timur, Yusmiadi, SE, M.Si, kepada media, Minggu (23/6).

Setelah ditelusuri melalui Pendampingi Desa (PD), ternyata akar persoalannya adalah karena belum keluarnya Surat Keputusan (SK) Tuha Peut Gampong (TPG). "Jika TPG terpilih belum memiliki SK, maka Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) Tahun 2019 ini tidak bisa disahkan dan Kepala Desa (Kades) tidak bisa melakukan pengajuan DD," kata Yusmiadi.

Sebagian desa belum melakukan pemilihan TPG, padahal jabatan TPG telah berakhir. Seharusnya, sebelum masa jabatan berakhirnya harus dilakukan pemilihan sesegera mungkin, sehingga tidak berpengaruhi terhadap administrasi di desa, seperti pengesahan APBG.

Ads
Yusmiadi menyebutkan beberapa desa yang belum melakukan pencairan dana desa tahap pertama di Kecamatan Ranto Selamat, berdasarkan laporan camat setempat adalah Desa Alue Seuleumak, Alue Punti dan Desa Alue Kaul. "Penyebabnya adalah karena jabatan TPG Periode 2019-2025 terjadi kekosongan disebabkan belum keluarnya SK pengangkatan TPG," terang Yusmiadi.

Dijelaskan, pencairan DD 2019 sebagaimana 2018 dibagi dalam tiga tahapan dengan syarat yang harus dipenuhi antara lain dalam tapan pertama adalah Peraturan Desa (Perdes) tentang APBDes, Peraturan Daerah mengenai APBD, dan Peraturan Kepala Daerah mengenai tata cara pengalokasian dan rincian DD per desa.

"Pencairan DD tahap kedua disalurkan Maret hingga minggu keempat Juni 2019 sebesar 20 persen dengan syarat antara lain laporan realisasi penyaluran DD tahun sebelumnya yakni 2018 dan laporan konsolidasi realisasi penyerapan dan capaian Output Pelaksanaan DD tahun sebelumnya yakni 2018," kata Yusmiadi.

Sedangkan untuk pencairan DD tahap pertama sebesar 20 persen disalurkan paling cepat Juni 2019 dengan syarat laporan realisasi penyaluran DD 2019 minimal 75 persen, atau tahap kedua, dan laporan konsolidasi realisasi penyerapan dan capaian Output DD hingga tahap kedua

Kita harap DPMG Atim bisa membantu desa agar proses keluar SK dan Pergantian TPG bisa secepatnya agar pengajuan DD tahap pertama dan selanjutnya tdk terjadi kendala lagi.

P3MD juga mengapresiasi kinerja Kadis DPMG Aceh Timur Dr. Maimun, SE.Ak, M.Si yg begitu perhatian terhadap kemampuan Pendamping Desa secara keseluruhan, beliau dgn sukarela melatih PD dan PLD agar mahir menggunakan Siskeudes sehingga dgn memahami aplikasi Siskeudes versi terbaru memudahkan geuchik dlm mengelola administrasi penggunaan DD dan pertanggungjawabannya.

Karapan kpd geuchik agar mengoptimalkan pendamping yg sdh ditugaskan oleh negara utk mendampingi desa. Silakan dilaporkan bila ada PD dan PLD yg tdk mau mendampingi desa sacara maksimal apalagi jarang hadir di lokasi tugas, tentu pihak TAPM P3MD Aceh Timur akan melakukan pembinaan kpd PD dan PLD yg malas2 tsb.

Harapan kpd PD dan PLD, trs tingkatkan kinerja dlm mendampingi desa sesuai tupoksi TPPI agar semua desa di Aceh timur bisa menuju desa mandiri, dgn sendirinya manfaat DD yg sdg 5 tahun berjalan bisa membangun Aceh Timur yg bereh baik dlm segi pembangunan desa maupun dlm segi pembangunan SDM.

"Yang sdh pencairan 380 desa sisa 133 lebih kurang 60 desa bermslh dgn SK TPG dan SK Geuchik yg blm turun sisa 73 desa dlm proses pangajuan insyaallah akhir bulan ini semua desa akan cair DD tahap 1. Pendamping desa tidak bisa mencampuri secara mendalam terkait SK Tuha 4 dan SK PJ geuchik karena itu merupakan ranah pemerintahan atim," tambahnya.[]
Editor : JML
Kategori : Aceh Timur, Ekonomi
www www