Macet Hingga 29 KM, Tol Semarang-Solo Terapkan One Way

Macet Hingga 29 KM, Tol Semarang-Solo Terapkan One Way
Minggu, 09 Juni 2019 00:19 WIB
JAKARTA - Antrean kendaraan saat arus balik Lebaran 2019 terjadi di ruas Tol Semarang-Solo yang menuju arah Jakarta. Kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan di tol ini mencapai 29 kilometer.Tak cuma pemudik yang ingin kembali ke Jakarta, rombongan kendaraan yang membawa Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, dan Menteri PUPR pun ikut terjebak di tengah kepadatan arus kendaraan.

Dilanasir GoNews.co dari CNN Indonesia, peningkatan lonjakan volume kendaraan mulai terjadi pada Sabtu (8/6) sore, tepatnya pukul 15.00 WIB.

Kepadatan arus kendaraan dimulai dari KM 429 B dengan ekor antrean mencapai inter change Bawen di KM 442 B atau mencapai sekitar 13 kilometer.

Ads
Namun tak sampai satu jam, ekor antrean kendaraan di ruas tol ini memanjang hingga KM 458 atau sudah tembus 29 kilometer.

Kepadatan arus kendaraan yang berimbas pada kemacetan panjang ini disebabkan adanya penumpukan kendaraan di rest area 429 B.

Untuk mencegah kemacetan, PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola jalan tol ruas Semarang-Solo bersama dengan Aparat Kepolisian terpaksa menerapkan sistem satu arah atau one way dari KM 433 hingga Gerbang Tol Banyumanik di KM 421.

"One way kita berlakukan dari KM 433 hingga keluar GT Banyumanik," ungkap Manager Operasional PT. TMJ Fauzi Abdurahman.

Untuk rombongan Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan dan Menteri PUPR sendiri akhirnya dikeluarkan dengan cara contraflow hingga ke GT Banyumanik.

Sebelumnya, sistem satu arah atau one way juga diberlakukan di Tol Trans Jawa mulai dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang hingga KM 70 GT Cikamopek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak pukul 13.25 WIB.

Pemberlakuan one way itu diputuskan setelah memastikan lajur sebaliknya telah steril sehingga tidak ada pengguna jalan yang terjebak dalam perjalanan di Trans Jawa.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa
wwwwww