KDEI Persembahkan Kain Milenial Ethnic Fashion Show 'Bhinneka Tunggal Ika' di IFW 2019

KDEI Persembahkan Kain Milenial Ethnic Fashion Show Bhinneka Tunggal Ika di IFW 2019
Kamis, 04 April 2019 01:34 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Komunitas Desainer Etnik Indonesia (KDEI) berkolaborasi dengan produk sandal Omiles ikut meramaikan gelaran Indonesia Fashion Week 2019 di JCC, Jakarta.Dalam kesempatan itu, komunitas para desiner besutan Raizal Boeyoeng Rais itu, menyajikan Trunk Show K.A.I.N (Karya Anak Indonesia) dalam Millenial Ethnic Fashion Show bertema 'Bhinneka Tunggal Ika'.

Ada sekitar 30 desainer yang tergabung dalam KDEI yang memerkan koleksi busananya.

Pertama adalah Ketua KDEI Raizal Boeyoeng Rais dengan K.A.I.N Papua. Kemudian ada Ketua Dewan Pembina KDEI Erna Rasyid Taufan (K.A.I.N TanaToraja) yang juga isteri Wali Kota Parepare.

Ads
Desianer lainya yakni Dimas Mahendra (K.A.I.N Borneo), Tania (K.A.I.N Maluku Utara), Ferry Kuncoro (K.A.I.N Lombok NTB), Wawan Wahyudi (K.A.I.N NTT), Savitri (K.A.I.N Songket Sambas Borneo), Feby Kean (K.A.I.N Bali/Java), Inez Mardiana (Milenial Bordir Kebaya ), Sulaiman Azhari (K.A.I.N Java), Lili Mariasari (K.A.I.N Batik Betawi).

Kemudian perwakilan KDEI Sulawesi Selatan, Ida Jashari (K.A.I.N Tenun Sopeng), Fauziah Lewa (K.A.I.N Tenun Sengkang), Faizah Nawawi (K.A.I.N TanaToraja) dan masih banyak lagi.

"Bhinneka Tunggal Ika bermakna beraneka ragam budaya atau suku namun menjadi satu yakni Indonesia, yang kami simbolkan dalam K.A.I.N (karya Anak Indonesia) dengan koleksi busananya. Kami (KDEI ) menampilkan seluruh K.A.I.N dalam fashion dari kepulauan di Indonesia, baik Sumatera, Borneo, Maluku, Jawa, Papua, NTT, NTB, Bali dan lainnya," ujar Ketua dan Pendiri KDEI, Raizal Boeyoenq Rais usai pagelaran shownya di lobby JCC, Jakarta (30/3/2019) kemarin.

Dalam pegelaran ini juga lanjut lelaki yang biasa disapa Bang Buyung ini, berbeda dari fashion sebelumnya, yakni dengan milenial dan kekinian.

"Meskipun kita ethnik bukan kuno lagi, tapi milenial dan moderen yang kini banyak digemari oleh masyarakat sekarang ini. Dari 47 busana pria dan wanita mengenakan alas kaki dari Omiles Ommar Omera yang berunsur etnik buatan dalam negeri," jelasnya.

Buyung juga menjelaskan, KDEI merasa berbangga dengan apa yang dicapainya, karena meskipun KDEI baru kali pertama mengikuti IFW ini, antusias anggotanya luar biasa.

"Ini terlihat juga dari banyaknya desainer yang ikut, baik yang senior maupun yang muda dalam IFW 2019. Nggak ketinggalan juga antusias penontonnya juga cukup banyak, Ini terlihat dari kursi tamu yang disediakan tidak tersisa atau penuh," ungkapnya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan kepada Ati Ganda sebagai 'The Best Ethnic Costume' yang juga dihadiri beberapa artis senior seperti, Rima Melati, Nanuk Sri Humiyarsih Gastel, (Ketua Himpunan Wastraprema), Erna Rasyid Taufan ( Ibu Walikota Parepare sekaligus Ketua Dekranasda Parepare).

Hadir juga Kelompok Pecinta KAIN (Karya Adi Purna Indonesia). Tak ketinggalan juga turut hadir perwakilan dari Omiles Hartman Goenawan dan Heman Winardja.***

www www