Masyarakat Baktiya Harap Pemerintah Segera Bangun Kembali Gedung MIS, MtsS dan MAS yang Sudah Lama Terbengkalai

Masyarakat Baktiya Harap Pemerintah Segera Bangun Kembali Gedung MIS, MtsS dan MAS yang Sudah Lama Terbengkalai
Muspika saat meninjau gedung MtsS Baktiya di Gampong Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (3/1).
Kamis, 03 Januari 2019 13:20 WIB
LHOKSUKON - Masyarakat Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara sangat berharap pemerintah membangun kembali gedung Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS), Madrasah Tsanawiyah Swasta (MtsS) dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) yang terletak di Gampong Alue Ie Puteh, kecamatan setempat.

Bangunan ketiga jenjang pendidikan tersebut sudah lama terbengkalai akibat kekurangan jumlah murid. Agar tidak disalahgunakan dan daripada terbiarkan begitu saja di dalam semak-semak maka masyarakat berharap gedung itu direnovasi kembali.

Menurut keterangan warga sekitar, gedung MtsS yang lokasinya agak sedikit jauh pemukiman penduduk tersebut sudah lama terbengkalai dan tidak ada aktivitas belajar mengajar di sana. Satu dari dua unit gedung MtsS itu pernah terbakar pada bulan September 2017 lalu.

Ketua Forum Geuchik Kecamatan Baktiya, Zulkarnaini mengaku sangat perihatin dengan kondisi gedung MtsS itu. Untuk mengindari penyalahgunaan gedung, ia berharap pemerintah segera merealisasikan bangunan baru agar madrasah bisa kembali aktif seperti biasanya.

Ads
"Kita sangat berharap adanya gedung baru di situ, karena tidak mungkin siswa menumpang belajar di sekolah lain. Karena mengingat MIS sudah berjalan tapi numpang di sekolah lain. Sementara di komplek itu juga sudah ada bangunan MtsS dan MAS," kata Zulkarnaini kepada wartawan.

Zulkarnaini mengatakan, gedung Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS), MtsS dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) itu sejauh ini dikelola di bawah yayasan. Sedangkan MAS, kata dia, terbengkalai akibat kekurangan kader lulusan dari MstsS.

Secara terpisah, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Utara, Salamina mengatakan pihaknya beberapa waktu lalu telah mengirimkan tim pengawas untuk melakukan pendekatan dengan tiga jenjang pendidikan tersebut.

"Dulu kita sudah mengirimkan tim pengawas madrasah untuk melakukan pendekatan dengan pihak yayasan. Madrasah itu tidak aktif lagi karena kekurangan murid. Secara aturan, kita tidak bisa menyalurkan dana BOS kalau jumlah murid di bawah 20 orang, karena itu standarnya," kata Salamina. []
Editor:Jml
Kategori:Pendidikan, Aceh Utara
wwwwww