Home >  Berita >  Hukrim
Tegakkan Peratura Bupati

Polsek Lahusa Nisel Gagalkan Peredaran 350 Liter Tuak Suling

Polsek Lahusa Nisel Gagalkan Peredaran 350 Liter Tuak Suling
Polsek Lahusa Nisel Gagalkan Peredaran 350 Liter Tuak Suling
Kamis, 25 Oktober 2018 15:22 WIB
Penulis: Rijam Kamal
NISEL-Polsek Lahusa Polres Nias Selatan (Nisel) mengamankan 1 unit mobil yang membawa 350 liter tuak suling, Kamis, (25/10/2018).

Diamankannya ratusan liter tuak sulin tersebut saat petugas melakukan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan pemeriksaan surat-surat kelengkapan kendaraan di Jalan Lintas Gunung Sitoli Lahusa, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nisel.

Kemudian, saat melakukan pemeriksaan terhadap Toyota Avanza plat B 1722 KRN, petugas mencurigai 10 kardus yang berada di bagian tengah dan belakang mobil.

Setelah diperiksa, ternyata kardus tersebut berisi minuman keras jenis tuak suling. Selanjutnya, pengemudi mobil beserta barang bukti langsung diamankan ke Polsek Lahusa untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Ads
Kapolres Nisel, AKBP Faisal F Napitupulu SIK MH melalui Kapolsek Lahusa, Iptu Catur Haryadi saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. “Benar. Tadi pagi ada kita amankan 10 kardus dari dalam mobil avanza yang berisi minuman keras tuak suling. Tuak suling tersebut dikemas dalam kemasan plastik, diduga untuk pengelabui petugas,” ujar Catur.

Setiap bungkusan plastik, lanjut Catur menjelaskan, berisi sekitar 35 liter tuak, sehingga total yang diamankan sebanyak 350 liter. “Berdasarkan hasil pemeriksaan, pengemudi mobil yang diketahui bernama Uzalaini Sarumaha (51), warga Desa Botohili Kecamatan Sorake Kabupaten Nisel mengaku bahwa tuak Nias tersebut berasal dari Pak Zebua, warga desa Lasara, Kecamatan Gido kabupaten Nias dan kemudian akan dibawa dan diecerkan ke sejumlah warung di kecamatan Teluk Dalam, antara lain di desa Hiliofonaluo, kecamatan Fanayama kabupaten Nias Selatan,” jelasnya.

Selain itu, orang nomor satu di Mapolsek Lahusa ini mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengedarkan ataupun menjual minuman keras termasuk tuak suling. “Kami ingatkan kepada masyarakat agar tidak menjual ataupun mengedarkan tuak suling. Kami akan terus melakukan operasi pemberantasan minuman keras untuk menegakkan Perbup Nomor 04.20_33 Tahun 2017 tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Nias Selatan,” imbau Catur.
Editor : Sisie
Kategori : Hukrim, Peristiwa, Umum, GoNews Group
www www