Home >  Berita >  Peristiwa

Nilai Ekspor Kelapa Sawit Tahun 2017 Capai Rp 318,78 Triliun

Nilai Ekspor Kelapa Sawit Tahun 2017 Capai Rp 318,78 Triliun
Rabu, 24 Oktober 2018 16:26 WIB
Penulis: Anita

MEDAN - Minyak kelapa sakit adalah minyak nabati yang paling banyak dikonsumsi. Maka tak heran pada tahun 2017 terdapat total nilai Ekspor Rp 318,78 Triliun (USD 22,77 bill) data ini terbesar dan melebihi ekspor Migas.


Hal ini dikatakan Kacuk Sumarto, Wakil Ketua Urusan Organisasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) sebab sawit merupakan salah satu komoditi unggulan di Indonesia. Namun masih banyak masyarakat yang tidak menyadari. Padahal, sawit bukan hanya untuk memproduksi minyak goreng, melainkan dari turunan sawit dapat diproduksi, seperti pasta gigi, make up, maupun sampo dan sabun.

“Produk turunan dari CPO di Indonesia ada hingga 60 turunan yang dapat dihasilkan oleh sawit. Jadi sawit bukan hanya untuk membuat minyak goreng tapi banyak lagi produk produk lain yang dapat diproduksi oleh sawit," terangnya di sela-sela kegiatan workshop jurnalistik bertema Membangun Awareness dan Persepsi Positif Industri Kelapa Sawit Pada Lalangan Netizen di Four Point Medan, Rabu (24/10/2018).

Tak hanya itu saja, lanjut nya Indonesia masih 60 produk turunan dari CPO yang dapat dihasilkan. Jika di dunia ada 300 an produk turunan dari CPO. Untuk itu, ke depan tahun 2025 akan ditargetkan 650 an produk turunan dari CPO untuk dunia.

Ads
"Indonesia sangat berpotensi penghasil sawit dunia. Untuk negara kita saja serapan tenaga kerja capai 5,5 juta tenaga kerja langsung, dan 12 juta tenaga kerja tidak langsung. Sedangkan sektor pertanian, ada 2,3 usaha petani yang dapat mempekerjakan 4,6 juta orang. Bahkan dapat menghemat devisa hingga Rp 27,5 triliun,” bebernya.

"Hingga saat ini, lahan kelapa sawit dengan total 14,03 juta/ha. Sehingga sawit sangat berperan untuk pengentasan kemiskinan. Sebab sawit memiliki peran penting di neraca perdagangan,” tukasnya.

Sementara itu, Achmad Maulizal Sutawijaya, Corporate Secretary Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) saat ini pihaknya terus membangun awareness pada netizen dengan diplomasi dan promosi yg kita berikan kepada masyarakat dunia.

“Promosi ini bertujuan untuk meningkatkan citra nilai produksi kelapa sawit dengan memberikan informasi pasar pada masyarakat bahwa turunan dari sawit ini sudah banyak. Kita juga telah memperluas pasar sampai ke Eropa. Selain itu juga kami meningkatkan investasi dan bibit sawit di IPB untuk pengolahan kelapa sawit dan technopart kelapa sawit juga,” terangnya

Untuk itu, agar masyarakat luas bisa mengetahui mengenai sawit dan turunannya ini pihaknya akan membuat gerakan hastag #sawitbaik yang akan di gulirkan tahun 2019.

“Ini merupakan strategi kampanye nasional komunikasi High -Level Advocacy yang mana untuk mengajak masyarakat dalam hastag #sawitbaik. Dan, di Eropa kita rencana membuat Agen sawit yang kita undang dalam bentuk seminar mengenai sawit atau cooking demo. Bahkan di tahun 2016 kita sudah mempromosikan ke 17 negara mengenai kepala sawit,” tukasnya.

Editor : Sisie
Kategori : Peristiwa, Umum, GoNews Group
www www