BPJS Tunjuk Desa Silaiya Sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial KetenagaKerjaan

BPJS Tunjuk Desa Silaiya Sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial KetenagaKerjaan
Sekda Tapsel Parulian Nasution saat menyerahkan sertifikat agen PERISAI Desa Silaiya BPJS Ketenaga Kerjaan.(Selasa,24/10/2018)
Rabu, 24 Oktober 2018 13:02 WIB
Penulis: Roni Maas Siregar
TAPANULI SELATAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) KetenagaKerjaan Cabang Kota Padangsidimpuan menunjuk desa Silaiya, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan.

Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan Cabang Kota Padangsidimpuan, Zainal Fakhruddin mengatakan, dipilihnya desa itu sebagai desa Sadar Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan karena mayoritas warga di tempat itu pekerja mandiri, seperti, petani.

”Oleh karena itu sudah selayaknya masuk dalam keanggotaan BPJS Ketenaga Kerjaan, sehingga kedepannya memiliki jaminan dari pemerintah,”ujarnya ketika memberikan kata sambutan pada acara peresmian Desa Silaiya sebagai desa sadar jaminan sosial ketenaga kerjaan, Selasa (23/10/2018).

Lebih lanjut dia mengatakan, di Indonesia, ada dua ratus Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan. Untuk itu menurut Fakhruddin, Desa Silaiyya berkesempatan untuk mengikuti pemilihan desa terbaik program Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan ditingkat nasional.

”Desa Silaiyya akan bersaing dengan desa lainnya untuk dipilih menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan,”imbuhnya.
Ads

Tentunya, BPJS Ketenaga Kerjaan Cabang Padangsidimpuan, akan berkesinambungan untuk melakukan pembinaan terhadap warga, seperti, sosialisasi tentang pentingnya ikut serta dalam BPJS Ketenaga Kerjaan.

”Kami akan sering berkunjung ke tempat ini untuk sosialisasi dan pembinaan,”terangnya. Dia menambahkan, tujuan pemerintah membuat BPJS adalah, untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. BPJS Ketenaga Kerjaan akan mendorong seluruh masyarakat untuk memiliki jaminan ketenaga kerjaan.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Syahrul M Pasaribu, SH, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Parulian Nasution mengatakan, pemerintah akan mewajibkan seluruh kepala desa di Tapsel untuk melibatkan warganya bergabung dengan program BPJS Ketenaga Kerjaan.”Terutama aparatur desa, kami meminta agar seluruhnya menjadi anggota BPJS,”ujar laki-laki yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Ketenaga Kerjaan Kabupaten Tapsel itu.

Mantan aktivis mahasiswa itu juga menegaskan, salah satu terobosan Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu, SH dengan memasukkan seluruh kepala desa di wilayah itu sebagai peserta BPJS Ketenaga Kerjaan.”Kita pantas berterima kasih kepada beliau (Bupati), karena dia yang membuat program itu,”tandasnya. Untuk itu, dia meminta kepada seluruh kepala desa, agar mengikuti dan melaksanakan program itu di desa masing-masing.

“Siang dan malam bapak Bupati terus memikirkan rakyatnya, sehingga, sudah jadi kawajiban seluruh kepala desa untuk mengikuti kebijakan yang sudah dilakukan oleh orang nomor satu di Tapsel itu,”tegasnya.

Acara peresmian Desa Silaiyya sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan dirangkai dengan penandatanganan MoU Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan antara Kepala Cabang BPJS Ketenaga Kerjaan Padangsidimpuan, Zainal Fakhruddin dan Kepala Desa Silaiyya, Safri Tua Nasution.

Acara itu juga dilanjutkan dengan penyerahan kartu secara simbolis kepada pekerja dan penyerahan sertifikat agen PERISAI Desa Silaiya yang sudah sah dan aktif dapat melakukan pendaftaran calon peserta.

Hadir dalam acara tersebut Plt. Kadis Kesehatan Marasaud, Kadis Ketenaga Ke Amros Karang Matua, Kadis PMD Muhammad Yusuf, Sekcam Sayur Matinggi, Lurah/Kepala Desa se-Kecamatan Sayur Matinggi, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

Editor:Sisie
Kategori:Pemerintahan, Peristiwa, Umum, GoNews Group
wwwwww