Sediakan 250 Bus Gratis, BPJS Angkut 10 Ribu Pemudik

Sediakan 250 Bus Gratis, BPJS Angkut 10 Ribu Pemudik
Sabtu, 09 Juni 2018 17:17 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) menggelar program mudik gratis bagi ribuan masyarakt yang akan pulang kampung halaman (mudik).

Kegiatan mudik bersama ini dilepas langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya pada Sabtu, (9/6/2018).

Dalam program mudik gratis ini, BPJS-TK menyediakan 250 Bus untuk 10.000 pemudik dengan tujuan ke beberapa daerah yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung dan Yogyakarta. 

"Saya apresiasi untuk BPJS-TK. Pemprov DKI melihat 10 ribu pemudik ini akan menebar rizki ke daerah. Ini merupakan kegiatan yang bisa meningkatkan keselamatan pemudik. Harapan kita mereka bisa menciptakan manfaat dan menumbuhkan ekonomi serta mengurangi kesenjangaan," kata Sandi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (9/6/2018).

Ads
Sandi juga menuturkan program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu warga sekaligus bisa menumbuhkan ekonomi di kampung halamannya masing-masing.

"Kalau ini kita tingkatkan ekonomi daerahnya tumbuh, level urbanisasinya juga akan berkurang. Itu yang kami harapkan untuk.menciptakan lapangan pekerjaan ke depan," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan  BPJS-TK, Ilyas Lubis menilai program mudik gratis ini adalah salah satu wujud pelayanan untuk para pesertanya. Namun hanya peserta BPJS-TK yang tertib iuran boleh mengikuti program ini.

"Tahun ini 10 ribu pemudik kami fasilitasi. Dengan demikian mereka akan merasa kemanfaatan ikut BPJS Ketenagakerjaan ini dan kita harap juga perusahaannya semakin tertib dalam keikutsertaannya pada program BPJS Ketenagakerjaan karena yang ikut 10000 orang ini hasil seleksi salah satunya iurannya tertib," ucap Ilyas.

"Kita memilih bus dengan selektif kita pakai bus yang paling tua pembuatan 2015. Pemudik jangan sampai lelah jangan sampai kurang sehat," pungkasnya.***
Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : GoNews Group, Ekonomi, Pemerintahan
www www