Home >  Berita >  Umum

Reses ke Aceh Tenggara Anggota DPR-RI Teuku Riefky Berikan Bantuan Hand Tractor

Reses ke Aceh Tenggara Anggota DPR-RI Teuku Riefky Berikan Bantuan Hand Tractor
Anggota DPR-RI Teuku Riefky Harsya didampingi sejumlah pengurus partai Demokrat Aceh Tenggara saat menyerahkan bantuan hand tractor dikecamatan Lawe Alas. (jufri)
Senin, 28 Mei 2018 18:20 WIB
Penulis: Jupri
KUTACANE - Anggota DPR-RI dari Partai Demokrat asal daerah pemilihan (dapil) Aceh I Teuku Riefky Harsya melakukan safari ramadhan dan kunjungan reses ke Aceh Tenggara, pada Senin (28/5/2018).Pantauan langsung GoAceh, setiba di Kutacane, politisi Partai Demokrat itu langsung menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa hand tarctor ke kelompok tani di Desa Lawe Kongker Kecamatan Lawe Alas dan ke Desa Mbatu Bulan Kecamatan Babussalam.

Anggota DPR-RI Teuku Riefky Harsya kepada GoAceh mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir, sedikitnya sudah 16 alsintan diberikan untuk beberapa kelompok tani di Aceh Tenggara. Pada tahun 2014 ada 3 unit mesin perontok jagung, lanjut ditahun 2016 sebanyak 4 hand tractor serta 2 mesin pompa air lalu pada 2017 sebanyak 7 unit yakni 4 hand tractor serta 3 unit pompa air.

Selain itu, kata Riefky selama di Komisi X beragam bantuan sarana dan prasarana dibidang pendidikan pun sudah diberikan untuk Kutacane mulai dari ruang kelas belajar (RKB), Lab dan perpusatakaan.

Ads
''Bahkan beasiswa juga ada kita berikan sekitar 3.000 beasiswa program PIP mulai dari SD,SMP dan SMA/SMK hingga beasiswa Bidik Misi untuk mahasiswa kurang mampu sebanyak 30 orang yang terakhir," jelas politisi partai Demokrat itu.

''Kita harapkan bantuan itu dapat membantu para kelompok tani serta para pelajar di Aceh Tenggara. Untuk alat mesin pertanian saya ingatkan jangan diperjual belikan,"tegasnya.

Disebutkan Riefky selain reses kunjungan ke Agara juga dalam rangka safari ramadhan. Direncanakan malam ini akan digelar buka puasa bersama dan pertemuan dengan ulama, tokoh masyarakat dihadiri langsung Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan beberapa pejabat dari pusat. ***

www www