Anggaran Tak Masuk di APBK Murni 2018, MTQ Agara Terancam Tidak Dilaksanakan

Anggaran Tak Masuk di APBK Murni 2018, MTQ Agara Terancam Tidak Dilaksanakan
Senin, 07 Mei 2018 22:42 WIB
Penulis: Jupri
KUTACANE - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-36 tahun 2018 tingkat Kabupaten Aceh Tenggara terancam gagal dilaksanakan Pemkab Aceh Tenggara melalui Dinas Syariat Islam (DSI) setempat.

Hal itu akibat anggaran untuk pelaksanaan even tahunan itu tidak ada dialokasikan alias tak tertampung dalam APBK murni tahun 2018, sehingga dampaknya pelaksanaan MTQ pun terancam tak digelar.

Plt Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Tenggara, Djaharudin Pinim ditemui GoAceh diruang kerjanya, Senin (7/5/2018) mengatakan, benar untuk pelaksanaan MTQ tahun 2018 memang tidak ada tertampung dalam APBK murni 2018 pada dinas Syariat Islam Agara. 

''Mungkin hal itu akibat kondisi APBK Agara masih defisit sehingga ada beberapa kegiatan harus dihapus," kata Djaharudin.

Ads
Namun demikian pelaksanaan MTQ tersebut, Insya Allah akan digelar tetapi ada prosesnya dan harus menunggu anggarannya masuk terlebih dahulu di APBK-perubahan 2018. 

''Persoalan itu juga sudah kami sampaikan kepada Wakil Bupati Agara Bukhari dan direncanakan anggaran MTQ tahun ini akan dialokasikan di APBK-P pada Oktober nanti. Itu pun jika memang kondisi anggaran daerah memungkinkan," jelas Djaharudin.

Menyikapi hal tersebut salah seorang tokoh masyarakat Aceh Tenggara Nawi Sekedang kepada GoAceh, Senin (7/5)  menyatakan, cukup kecewa dengan sikap Pemkab Aceh Tenggara yang ternyata kurang peduli terhadap program syariat Islam di Agara.

"Sudah jelas program MTQ itu merupakan kegiatan nuansa Islami yang selama beberapa tahun ini sudah menjadi agenda rutin dilakukan tiap tahunnya.  Tetapi untuk tahun 2018 informasinya tak ada anggarannya tertampung di APBK murni. Jika sampai benar MTQ kabupaten tak ada dilaksanakan tahun ini di Aceh Tenggara, maka situasi tersebut sangat berbanding terbalik dengan visi dan misi Bupati dan wakil Bupati Agara Raidin-Bukhari (RABU) yang katanya mewujudkan masyarakat Aceh Tenggara yang religius," ungkap Nawi Sekedang.

Namun iameyakini pimpinan daerah Aceh Tenggara akan terbuka pintu hatinya untuk mengalokasikan anggaran pelaksanaan MTQ tersebut dalam APBK-perubahan 2018 nanti.

Sementara itu dilain sisi ada sebuah prestasi yang sangat membanggakan bagi warga Aceh Tenggara khususnya dalam even MTQ. Sebab Tgk.Hermansyah Al-Hafidz yang merupakan imam Masjid Agung At-Taqwa Kutacane telah berhasil terpilih sebagai perwakilan dari Provinsi Aceh untuk mengikuti cabang 30 juz Tafsir Bahasa Indonesia pada even MTQ nasional tahun 2018 di Kota Medan Sumatera Utara. ***
www www